Ketika Karyawan BPR Arto Moro Digembleng ala Militer di Bantir

Targetnya, Setiap Misi Pantang untuk Gagal

136
TAMBAH SEMANGAT: Peserta BPR Arto Moro Team Building Camp 2019 berfoto bersama usai digembleng selama 3 hari di Bantir, Sumowono.(ISTIMEWA)
TAMBAH SEMANGAT: Peserta BPR Arto Moro Team Building Camp 2019 berfoto bersama usai digembleng selama 3 hari di Bantir, Sumowono.(ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, Selama tiga hari, pada 6-8 September 2019, di perkampungan Desa Bantir, Sumowono, Bandungan, Kabupaten Semarang, puluhan karyawan BPR Arto Moro digembleng ala militer.

SUBUH baru saja berlalu. Usai salat berjamaah, serombongan karyawan BPR Arto Moro kembali ke barak. Sebagian lainnya, merapikan alas tidur berupa sleeping bag. Namun ada juga yang memutuskan mandi, melawan dinginnya air pagi Bantir.

Tak lama kemudian, suara peluit panjang terdengar memecahkan hening Bantir. Sayup-sayup terdengar teriakan “persiapan”, disusul karyawan-karyawati berseragam motif doreng berhamburan menuju lapangan. Ya, mereka tengah mengikuti program BPR Arto Moro Team Building Camp 2019. Pelatihan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, loyalitas, ketangkasan, serta memupuk kekompakan dan kerja sama tim.

Selama tiga hari, berbagai kegiatan seru dan menantang diberikan oleh tim pelatih. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang ditandai penyerahan tim peserta oleh Direktur BPR Arto Moro, Darmawan, S.Sos kepada tim pelatih. Turut hadir, Pemegang Saham Pengendali (PSP) sekaligus Komisaris Utama, Dr. H. Subyakto, SH, MH, MM, Pemegang Saham Hj. Ria Kusumawardhani, SH, M.Kn, dan Komisaris BPR Arto Moro, Slamet Arisno, SH.

Darmawan mengatakan, program tersebut untuk menanamkan disiplin, solidaritas, dan soliditas kerja sama tim. “Setiap tugas atau misi harus dilaksanakan dengan penuh disiplin, totalitas, dan pantang gagal layaknya tugas militer dalam membela negara. Kami ingin nilai-nilai semangat itu juga dimiliki oleh karyawan BPR Arto Moro. Disiplin, loyalitas, kerja sama tim, sangat menentukan dan penting dalam misi pencapaian target dan tujuan perusahaan.”

Berbagai latihan fisik disesuaikan dengan rentang usia karyawan yang variatif. Harapannya, semua karyawan BPR Arto Moro menjadi lebih tangguh, disiplin, dan mempunyai jiwa loyalitas dan semangat korsa setelah mengikuti outbond.

Sebelum pelatihan, Dr. H. Subyakto, SH, MH, MM memberikan motivasi kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan ikhlas. “Dewan Komisaris menyetujui pelaksanaan kegiatan ini, karena kami pandang akan berdampak positif bagi para karyawan. Berlatih dengan tim pelatih akan sangat bagus bagi disiplin, loyalitas, dan kerja sama para karyawan. Kami berharap, sepulang dari pelatihan ini, karyawan akan semakin kompak, sehingga kinerja perusahaan makin melejit dan target-target dari manajemen dapat terlampaui.” (*/isk)