Bedah Rumah Nelayan, Semen Gresik Gelontor Miliaran Rupiah

329
SERAH TERIMA - Asisten Ekbang dan Kesra Sekda Rembang Abdullah Zawawi didampingi Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana menyerahkan replika progam RTLH kepada empat keluarga warga Desa Sarang Meduro Kecamatan Sarang, Rembang, Jumat (19/7).

RADARSEMARANG.ID, REMBANG – PT Semen Gresik secara resmi menyerahkan bantuan pembangunan empat rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga Desa Sarang Meduro, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Progam CSR perusahaan persemen ini sejalan dengan kebijakan pemerintah, khususnya terkait percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana, Asisten Ekbang dan Kesra Sekda Rembang Abdullah Zawawi dan jajaran, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta empat keluarga penerima progam RTLH tersebut akhir pekan kemarin. Keempat penerima yakni pasangan suami istri (pasutri) Muhammad Nur Soleh – Siti Asmara; Mukminin – Sarmini; Bahrul Ulum – Siti Mahfudzah dan seorang duda tua bernama Marzuki.

Secara simbolis, peresmian bantuan RTLH ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Gatot Mardiana didampingi Abdullah Zawawi di depan rumah pasutri Mukminin – Sarmini. Sebelumnya, kondisi rumah pasutri ini dan tiga keluarga lainnya memprihatinkan. Lantai rumah mereka hanya tanah. Dinding rumah terbuat dari kayu dan bambu. Saat hujan, kondisi empat rumah tersebut kian memprihatinkan. Sebab bagian dalam rumah terendam genangan air hujan atau rob seiring mampetnya drainase lingkungan setempat.

“Semen Gresik berkomitmen terus berkontribusi positif dalam berbagai sektor kehidupan. Progam RTLH ini salah satu upaya kami ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” kata Gatot Mardiana,dalam.siaran persnya kemarin.

Sejak tahun 2016, Semen Gresik sudah menjalankan progam pembangunan RTLH baik di kawasan Kabupaten Rembang maupun Blora. Hingga pertengahan 2019, sudah ada 47 RTLH yang dibangun.