PLN Ajak Anak-Anak Mengenal Lingkungan Sejak Dini

2643
Antusias – Ratusan anak SD Negeri 01 Kalipancur, Ngaliyan bersemangat belajar lingkungan bersama PLN Distribusi Jateng-DIY dan Finalis Puteri Indonesia Jawa Tengah Megawati Prabowo.(IST)
Antusias – Ratusan anak SD Negeri 01 Kalipancur, Ngaliyan bersemangat belajar lingkungan bersama PLN Distribusi Jateng-DIY dan Finalis Puteri Indonesia Jawa Tengah Megawati Prabowo.(IST)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Memperingati Hari Anak Nasional 2018, PLN Area Pelayanan Distribusi (APD) Jawa Tengah & DI Yogyakarta menyelenggarakan acara edukasi lingkungan, penghijauan dan konservasi tanaman lokal. Ratusan anak di SD Negeri 01 Kalipancur, Ngaliyan, Semarang sangat antusias belajr mengenal lingkungan bersama PLN.

PLH Manajer APD Jateng DIY, Gede Ayusta, memaparkan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat dengan menanamkan karakter sejak dini mengenai kepedulian terhadap lingkungan. “Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini adik-adik bisa termotivasi untuk menjaga lingkungan yang ada disekitar kita, mulai dengan membuat sampah pada tempatnya sehingga akan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat,” ungkap Gede, Selasa (24/7) kemarin.

Kepala Sekolah SD negeri 01 Kalipancur, Mukri, mengucapkan terima kasih kepada PLN dan Finalis Puteri Indonesia Jawa Tengah untuk kegiatan ini sehingga menjadi pembelajaran efektif bagi para siswa untuk memperoleh pengetahuan baru dari pihak eskternal seperti PLN & Puteri Indonesia Jawa Tengah. “Anak-anak sangat senang bisa belajar dengan PLN dan Puteri Indonesia favorite Jawa Tengah mengenai lingkungan, saya berharap akan tertanam dalam diri anak anak mengenai pentingnya menjaga atau melestarikan lingkungan yang ada di sekolah kita,” Ujar Mukri.

Kepala UPTD Kecamatan Ngaliyan, Susmiyati, sangat mengapresiasi kepedulian PLN terhadap sekolah rintisan adiwiyata nasional ini. Seperti diketahui sebelumnya bahwa SD Negeri 01 Kalipancur merupakan salah satu sekolah rintisan adiwiyata nasional yang memerlukan kerjasama dari seluruh stakeholder yang ada. “Semoga dengan adanya program ini dapat memicu semangat kita semua dalam mewujudkan sekolah adiwiyata nasional,“ pungkas Susmiyati.