Alfamart Bagikan 30 Ribu Kacamata Gratis

316
PEDULI SOSIAL: Launching program donasi kacamata untuk 30 ribu anak Indonesia. (ALFAMART FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEDULI SOSIAL: Launching program donasi kacamata untuk 30 ribu anak Indonesia. (ALFAMART FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

KESEHATAN mata sering kali luput dari perhatian. Padahal kesehatan mata sangat penting karena mata adalah organ utama yang membuat manusia dapat melihat. Apalagi bagi anak-anak, menjaga kesehatan mata merupakan investasi yang paling penting. Mata yang sehat dapat membuat anak bisa beraktivitas lebih optimal, terutama dalam kegiatan belajar. Sayangnya, ada saja sejumlah anak yang mengalami gangguan pada mata.

Deputy Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Leni Rosaline menjelaskan, di Indonesia sendiri sekitar 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah (5-19 tahun) mengalami gangguan mata akibat kelainan refraksi.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, sekitar 4,6 persen dari total populasi penduduk Indonesia memakai kacamata refraksi dan lensa mata, atau dengan kata lain kacamata minus.

Sekitar 90 persen dari kasus gangguan penglihatan ini diderita oleh masyarakat yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (PT SAT Tbk), pengelola minimarket Alfamart-Alfamidi menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan mata pada anak.

Corporate Affairs Director Alfamart Solihin mengungkapkan, penglihatan memegang peranan penting dalam keberhasilan belajar anak di sekolah. “Misi kami sederhana, ingin memudahkan anak-anak dalam proses belajar,” ungkapnya kemarin.

Kondisi tersebut mendorong PT SAT Tbk untuk menghimpun dan menyalurkan donasi konsumennya bagi masyarakat luas yang membutuhkan. Salah satunya bekerja sama dengan Yayasan Berani Bhakti Bangsa (YBBB), sebuah organisasi yang peduli akan kemajuan dan pendidikan anak Indonesia, dengan meluncurkan program “Bright Eyes, Bright Future”.

Melalui program ini, perusahaan ritel tersebut membagikan sebanyak 30 ribu kacamata gratis bagi pelajar yang mengalami gangguan penglihatan jarak dekat, di lebih dari 30 kota di Indonesia.

Ketua YBBB, H Witdarmono, menyebutkan, realisasi penyaluran bantuan hingga Juni 2015 telah disalurkan sebanyak 19.231 kacamata kepada pelajar di 211 sekolah di Jabodetabek, Malang, Surabaya, Cirebon, Jogja, Semarang, Serang, Medan, dan Batam. “Penerima donasi terbanyak adalah pelajar di wilayah DKI Jakarta dengan jumlah 7.285 pelajar,” katanya. (*/aro)