Sido Muncul Bantu Penderita Kusta Rp 240 Juta

357
PEDULI: Chris John Bintang Iklan Kuku Bima Energi secara simbolis menyerahkan bantuan bagi penderita kusta di Jateng kepada Kepala RSUD Rehata Jepara dr Widyo Kunto. (TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG)
PEDULI: Chris John Bintang Iklan Kuku Bima Energi secara simbolis menyerahkan bantuan bagi penderita kusta di Jateng kepada Kepala RSUD Rehata Jepara dr Widyo Kunto. (TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG)
PEDULI: Chris John Bintang Iklan Kuku Bima Energi secara simbolis menyerahkan bantuan bagi penderita kusta di Jateng kepada Kepala RSUD Rehata Jepara dr Widyo Kunto. (TRI SUTRISTYANINGSIH/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Jumlah penderita kusta di Jateng saat ini sudah mencapai 1.813 jiwa, atau sudah menduduki peringkat 3 di Indonesia setelah Jatim (4.087) dan Jabar (2.316). Melihat Kondisi ini, PT Sido Muncul dan Berlico Farma melalui program peduli kesehatan memberikan bantuan Rp 240 juta untuk penderita kusta di Jateng.

Bantuan ini diberikan bertepatan dengan Hari Kusta se-Dunia yang ke 62 yang dipusatkan di RS Kelet Donorojo , Jepara, kemarin yang diserahkan Chris John, bintang iklan Kuku Bima Energi. Bantuan juga diberikan Persatuan Dokter Kulit Indonesia (Perdoski) berupa peralatan kerja bagi penderita kusta yang sudah sembuh.

Kepala RSUD Rehata Jepara dr Widyo Kunto mengatakan, bantuan akan digunakan untuk pengobatan 220 penderita kusta. Dijelaskan RS Rehata memiliki luas lahan sekitar 2O hektare, tidak hanya melayani penderita kusta, tetapi juga melayani masyakat umum. Sedangkan untuk rehabilitasi penderita kusta, ada RS Kelet yang khusus menangani kusta dari berbagai daerah.

Ditambahkan 14 dari 35 kabupaten di Jateng merupakan endemis Kusta. Diakui penyakit kusta cenderung diabaikan, akibat banyaknya penyakit menular lain yang lebih aktratif. Selain itu masih ada stigma yang berkembang di masyarakat bahkan kalangan petugas kesehatan , bahwa kusta tidak dapat disembuhkan. Padahal stigma tersebut tidak benar.

“Seringkali penderita kusta disingkirkan, karena takut tertular. Untuk perlu sosialisasi bila ditangani secara cepat peyakit kusta yang disebabkan oleh mycrobacterium Leprae dapat disembuhkan,” jelasnya Widyo. (tya/smu)