Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

SKTP Maret 2026 Sudah Terbit, Guru ASN dan Non ASN Bisa Terima Segini

Falakhudin • Sabtu, 14 Maret 2026 | 04:15 WIB

 

 

SKTP Maret 2026 Sudah Terbit, Alasan Kenapa Pencairan TPG Bulanan Guru Dipercepat
SKTP Maret 2026 Sudah Terbit, Alasan Kenapa Pencairan TPG Bulanan Guru Dipercepat
 

 

RADARSEMARANG.ID  — Kabar penting bagi seluruh operator sekolah dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Proses validasi data untuk berbagai tunjangan guru pada bulan Maret 2026 dipastikan akan mengalami penyesuaian jadwal.

Langkah percepatan ini diambil menyusul adanya libur hari besar keagamaan dan cuti bersama yang jatuh pada bulan Maret.

Baca Juga: SKTP 2026 Terbit: Perbedaan Mekanisme Pencairan TPG Guru ASN dan Guru Non ASN

 

Bulan ramadan 2026 sudah berjalan separo, sebentar lagi akan merayakan hari lebaran Idul Fitri 1447 H.

Berbagai persiapan sudah mulai dilakukan bagi sebagian orang di Indonesia, mulai mencari tiket mudik dan tiket balik sampai dengan persiapan kue lebaran.

Tak luput dari momen adat istiadat lebaran yang setiap tahun diadakan, persiapan materi juga harus disiapkan secara matang.

Baca Juga: SKTP 2026 Terbit, Hal yang Harus Dilakukan Guru di Fase Menunggu Pencairan TPG Bulanan

 

Karena ketika kita pulang ke kampung halaman pasti akan ada momen silahturahmi dan bagi-bagi uang THR.

Mendekati lebaran kabar bahagia buat bapak ibu guru di mananpun berada, anda bisa tersenyum lebar di bulan penuh berkah ini.

Lebaran adalah momen istimewa yang tidak hanya dirayakan dengan kebahagiaan, tetapi juga dengan persiapan yang matang.

Persiapan seperti membayar zakat fitrah, membersihkan rumah, mempersiapkan bingkisan/hampers dan hidangan khas lebaran akan menambah kemeriahan perayaan Lebaran.

Semua persiapan tersebut bertujuan agar lebaranmu lebih bermakna dan nyaman bagi diri sendiri serta orang-orang terdekatmu.

Cara Mengatur Anggaran dan Mengelola Uang THR dengan bijak agar tidak inflasi:

 

Tunjangan Hari Raya atau THR, seringkali menjadi salah satu sumber dana untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Usahakan untuk tetap bisa menabung dari THR mu.

Anda bisa menggunakan rumus 20-20-50-10 :

- 20% untuk sedekah atau zakat

- 20% untuk tabungan

 

- 50% untuk kebutuhan Lebaran

- 10% untuk keperluan tak terduga 

Bapak ibu guru di nusantara awal tahun 2026 ini beberapa sudah menerima pencairan TPG bulanan yang pernah disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti.

Tunjangan Profesi Guru /TPG 2026 mulai dibayarkan setiap bulan, bukan tiga bulan sekali.

Kebijakan ini diumumkan pemerintah sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan guru, baik pegawai negeri sipil (ASN) maupun non-ASN, sekaligus memberikan kepastian penghasilan rutin.

SKTP adalah Surat Keputusan Tunjangan Profesi yaitu dokumen resmi yang diterbitkan Kemendikbudristek sebagai dasar hukum pencairan tunjangan profesi bagi guru yang telah sertifikasi dan memenuhi persyaratan, seperti data valid di Info GTK, beban mengajar minimal 24 jam tatap muka, dan memiliki NRG.

 

Fungsi SKTP yaitu menjadi bukti resmi bahwa seorang guru layak menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan merupakan dasar bagi pemerintah untuk mentransfer dana ke rekening guru.

 

Syarat Penerbitan SKTP :

- Memiliki sertifikat pendidik dan Nomor Registrasi Guru atau NRG

- NUPTK aktif dan valid.

 

- Linier antara sertifikat pendidik dengan mata pelajaran yang diampu.

- Memenuhi beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu.

- Data di Dapodik valid dan terupdate.

Surat keputusan tunjangan profesi atau SK TPG adalah surat keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah sebagai tanda seorang guru akan mendapatkan tunjangan profesinya.

Terbit tidaknya SKTP bisa dicek melalui portal info GTK.

Nah, SKTP yang sudah diterbitkan, selanjutnya akan disampaikan ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota tempat Bapak/Ibu mengajar melalui aplikasi penyalur tunjangan.

Pemerintah lewat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai melakukan uji coba perubahan skema pencairan TPG pada Januari 2026.



Kebijakan ini menjadi angin segar bagi para guru karena sistem pembayaran TPG 2026 bakal diganti yang selama ini dilakukan per tiga bulan atau triwulanan akan diubah menjadi pencairan bulanan.

Perubahan skema ini dilakukan untuk meningkatkan kepastian kesejahteraan guru sekaligus meminimalkan keterlambatan pencairan yang kerap terjadi akibat kendala administrasi dan sinkronisasi data.

Dalam tahap awal, uji coba akan menyasar guru ASN maupun guru non ASN yang telah memenuhi syarat penerima TPG.

Uji coba pencairan TPG bulanan dimulai pada Januari 2026 dengan fokus utama pada kesiapan sistem dan akurasi data guru.

Kemendikdasmen menjadwalkan validasi data melalui Info GTK dilakukan lebih awal, yaitu pada Februari 2026.

Langkah ini ditempuh agar permasalahan klasik seperti data tidak sinkron antara Info GTK dan Dapodik tidak lagi menghambat proses pencairan.

Baca Juga: SKTP Februari 2026 Sudah Terbit, Berikut Langkah-Langkah Umum Proses Pencairan TPG Bulanan Guru

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu ti, menyampaikan bahwa tunjangan profesi guru/ TPG akan ditransfer langsung setiap bulan mulai 2026.

Sebelumnya, tunjangan diberikan setiap tiga bulan.

"Tunjangan guru non ASN sebesar Rp2 juta. Tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok, dengan bonus, akan ditransfer langsung. Sementara itu, saat ini kita hanya bisa mentransfer setiap tiga bulan. Tahun depan, kita usahakan bisa mentransfer setiap bulan," ujar Mu'ti dalam acara Puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, November 2025 lalu.

Pemerintah dalam RAPBN 2026 telah mengalokasikan anggaran besar untuk meningkatkan kesejahteraan para guru.

Besaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi Guru ASN adalah 1 kali gaji pokok per bulan dan dibayarkan setiap bulan.

Untuk Guru Non ASN yang memiliki sertifikat, besaran TPG meningkat dari Rp1.500.000 menjadi Rp2.000.000 per bulan.



Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu ti, menyatakan bahwa pemerintah tengah berusaha agar TPG dapat disalurkan setiap bulan mulai tahun 2026.

“Secara umum, pembayaran berjalan lancar dan penuh setiap tiga bulan. Semoga tahun depan bisa setiap bulan,” ujarnya pada hari Minggu (02/11).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Prof Nunuk Suryani, juga mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mempersiapkan penyaluran TPG secara bulanan.

Namun, kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap melibatkan beberapa kementerian, termasuk Kementerian Keuangan.

“Kebijakan baru ini sedang dipersiapkan secara bertahap dengan melibatkan berbagai kementerian seperti Kemendikdasmen dan Kementerian Keuangan untuk penyalurannya,” ujar Prof Nunuk.

Dirjen GTK Nunuk Suryani mengatakan bahwa pihaknya sedang bersiap untuk menyalurkan TPG setiap bulan.

Namun, kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap dengan melibatkan beberapa kementerian.

Namun kecepatan Pemda dalam memberikan data tepat waktu juga menjadi faktor penting.

"Kalau per bulan, bagaimana Pemda bisa mengusulkan dengan tepat waktu dan sekolah juga harus memberikan laporan kinerja sesuai jadwal karena terkait dengan data. Ini menjadi tantangan dalam penyaluran setiap bulan," tambahnya.

Baca Juga: SKTP 2026 Belum Terbit? Cara Mengatasi Rekening TPG di Info GTK Guru Belum Valid Tanda Hijau

 

Proses pengambilan dan validasi data SKTP Januari 2026 sudah dimulai pada tahap pertama pada 19 Januari 2025, dan tahap kedua dimulai pada 26 Januari 2026.

Para guru yang bersertifikasi diminta memastikan data yang diinput sudah lengkap dan benar.

"Kami menghimbau kepada seluruh sekolah untuk segera melengkapi data Dapodik secara akurat dan lengkap. Hal ini sangat penting untuk mendukung proses pembayaran TPG per bulan," kata Admin GTK.

Link Info GTK 2026 telah berubah menjadi : https://info.gtk.kemendikdasmen.go.id/.

Mekanisme pencairan TPG 2026 dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2025.

Dalam aturan tersebut terdapat penjelasan bahwa penyaluran TPG dilakukan langsung oleh Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara (KPPN).

Baca Juga: SKTP Februari Sudah Terbit, Pencairan TPG Guru Diprediksi Mulai Tanggal 25, Berikut Penyebab Keterlambatannya

 

Sebagai unit kerja yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharan Kementerian Keuangan, KPPN memiliki peran penting dalam memastikan dana TPG:

- Ditransfer tepat waktu

- Sesuai nominal yang ditentukan

- Diterima langsung oleh guru yang berhak

Penyaluran TPG tahap pertama mulai diberikan kepada guru pada Selasa, 27 Januari 2026, hanya untuk mereka yang telah menerima Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) pada tanggal 20 Januari 2026.

Mulai tahun 2026, cara penyaluran TPG akan berubah secara nyata.

 

Sebelumnya, TPG dicairkan setiap tiga bulan, namun kini pemerintah menggunakan sistem pencairan setiap bulan.

Kebijakan ini diharapkan bisa membuat penghasilan dan kesejahteraan guru lebih stabil, merata, dan bisa berkelanjutan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi masa penguatan kebijakan yang memperhatikan kepentingan guru yang bukan pegawai negeri sipil.

Pemerintah menyiapkan dana lebih dari 14 triliun rupiah untuk berbagai jenis bantuan yang diberikan kepada guru bukan pegawai negeri sipil / GBPNS di seluruh negeri.

Langkah ini termasuk dalam rencana jangka menengah pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan, status yang pasti, serta perlindungan bagi para guru.

Kebijakan itu dibuat secara perlahan dan terus-menerus agar para guru bisa menjalankan pekerjaannya dengan profesional dan terhormat.

Direktur Jenderal GTKPG Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa pemerintah menyadari kesulitan yang dihadapi para guru, baik yang berstatus ASN maupun non-ASN.

 

Oleh karena itu, penguatan kebijakan di bidang penataan status, sertifikasi, kesejahteraan, dan perlindungan profesi terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Pada tahun ini, pemerintah juga memberikan Tunjangan Profesi Guru 2026 kepada guru yang bukan ASN tapi memiliki sertifikat pendidik sebesar Rp2 juta setiap bulannya.

Bagi guru yang bukan ASN dan sudah memiliki inpassing, besaran Tunjangan Profesi Guru disesuaikan dengan gaji pokok yang tertera dalam Surat Keputusan / SK inpassing masing-masing.

Nilai TPG ini naik sebesar Rp500 ribu dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai Rp1,5 juta per bulan.

 

Untuk mendukung kebijakan ini, pemerintah telah menyediakan anggaran sekitar Rp11,5 triliun yang akan diberikan kepada 392.870 guru non-ASN pada tahun 2026.

Guru harus tahu bahwa jeda waktu antar tahap adalah bagian dari prosedur yang biasa, bukan tanda bahwa penyaluran gagal.

Beredar kabar ramai di media sosial yang menyebutkan bahwa:

Yang Terhormat Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Info GTK, batas akhir sinkronisasi Dapodik periode Maret 2026 dimajukan karena bertepatan dengan libur hari besar keagamaan dan cuti bersama.

Agar proses validasi data untuk penerbitan SKTP dan pencairan tunjangan (sertifikasi/tunjangan profesi) berjalan lancar, mohon perhatikan hal-hal berikut:

 

Batas Waktu

Lakukan sinkronisasi data Dapodik PAUD/Dikdasmen Sesudah melakukan pembaruan data, Paling Lambat:

Sabtu, 7 Maret 2026

Cek dan Perbarui Data Berikut:

Pastikan data di Dapodik sudah sesuai dengan kondisi riil di sekolah.

 

Fokus utama pada:

1. Jam Mengajar:

Pastikan jumlah jam mengajar sudah memenuhi ketentuan (24-40 jam pelajaran/minggu) dan terstruktur dengan benar.

2. Rombongan Belajar (Rombel):

Periksa kembali mata pelajaran yang diampu dan keanggotaan rombel agar tidak terjadi double-role atau ketidaksesuaian.

3. Tugas Tambahan:

Jika menjabat sebagai Wali Kelas (diakui 2 jam), Kepala Sekolah, atau tugas lain yang diakui, pastikan sudah tercatat dengan valid.

 

4. Status Kepegawaian:

Khusus bagi rekan PPPK, pastikan data kependudukan dan NIP (Nomor Induk Pegawai) sudah terverifikasi dan validasi oleh BKN agar linier di sistem.

5. Data Pribadi:

Periksa nomor rekening, NUPTK, dan data pribadi lainnya.

 

Resiko Keterlambatan Sinkronisasi

Jika sinkronisasi melewati batas waktu yang ditentukan, dikhawatirkan data Bapak/Ibu tidak terekam dalam periode validasi bulan Maret 2026, yang berpotensi menghambat proses penerbitan SKTP dan penyaluran tunjangan.

Info Bagi Datanya yang Sudah Valid

Bagi rekan-rekan yang datanya telah tervalidasi per tanggal 17 Februari 2026.

Kabar baiknya SKTP Bulan Januari dan Februari sudah mulai terbit.

Segera lakukan:

 

· Cek akun Info GTK masing-masing.

· Pastikan rekening bank yang terdaftar aktif dan nomor rekeningnya benar agar proses penyaluran dana tunjangan lancar tanpa kendala.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Agar hak-hak administratif guru tetap terpenuhi tepat waktu di tengah jadwal libur panjang 2026 tersebut, proses validasi akan dilakukan lebih awal dari biasanya. 

 

Surat Keputusan Tunjangan Profesi Guru (SKTPG) untuk bulan Maret 2026 sudah dikeluarkan secara resmi dengan TMT (Terhitung Mulai Tanggal) pada tanggal 12 Maret 2026. 

Informasi ini diberikan kepada semua guru yang menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) agar segera memeriksa status pengeluaran SKTP melalui akun masing-masing di situs Info GTK.

Melalui sistem tersebut, para guru serdik dapat memastikan apakah SKTP sudah terbit serta memeriksa kelengkapan data yang tercantum dalam dokumen tersebut.

Pengecekan ini merupakan langkah penting sebelum proses pencairan tunjangan profesi dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Setelah SKTP dikeluarkan, tahapan administrasi berikutnya akan diproses oleh Dinas Pendidikan di tingkat daerah.

Instansi tersebut bertugas untuk memproses dokumen selanjutnya yaitu Surat Perintah Membayar (SPM).

Baca Juga: TPG 2026 Guru Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha Kemenag dan Lulusan PPG 2025 Cair, Berikut Rinciannya

 

SPM adalah dokumen resmi yang digunakan pemerintah sebagai dasar hukum untuk menyalurkan uang tunjangan profesi guru langsung ke rekening bank yang dimiliki oleh setiap penerima.

Meskipun ada beberapa prosedur administrasi yang harus dilalui, pemerintah sekarang menggunakan sistem berbasis digital untuk mengurus proses pencairan.

Integrasi sistem tersebut diharapkan dapat mempercepat proses verifikasi dan penyaluran dibandingkan dengan mekanisme pada tahun-tahun sebelumnya.

Proses administrasi yang lebih cepat pada tahun ini memberi kesempatan bagi guru yang menerima TPG untuk menerima tunjangan lebih awal dibandingkan biasanya. 

Jika semua tahapan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, ada kemungkinan tunjangan profesi akan dicairkan sebelum libur panjang Idul fitri.

Bagi para guru, hal tersebut tentu menjadi kabar yang dinanti-nantikan.

Baca Juga: Maret 2026, Guru ASN dan Non ASN Serdik Akan Mendapatkan Peningkatan Pendapatan Berasal dari 3 Sumber

 

Tunjangan profesi bukan hanya sekadar tambahan uang, tetapi juga cara negara menghargai kerja keras guru dalam membina anak-anak bangsa.

Pemerintah mempercepat penerbitan SKTP dan penyaluran TPG sebagai upaya untuk memastikan kesejahteraan para tenaga pendidik. 

Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat, stabilitas ekonomi guru menjadi aspek yang penting dalam kebijakan pendidikan nasional.

Dengan sistem administrasi yang semakin rapi dan terhubung secara digital, pemerintah ingin agar penyaluran tunjangan profesi bisa lebih cepat, tepat kepada yang berhak, dan terbuka bagi semua. 

Bagi para guru di berbagai daerah di Indonesia, bulan Maret 2026 bukan hanya sebuah masa administratif dalam dunia pendidikan.

Baca Juga: Bagi Guru yang Memiliki Sertifikat Pendidik, Pemerintah Menambahkan TPG sebesar 100 Persen dalam Bagian THR

 

Bulan ini menjadi waktu penuh harapan, di mana usaha mereka dalam memajukan pendidikan bangsa kembali dihargai melalui peningkatan kesejahteraan mereka.

Terbitnya SKTP lebih awal tidak terlepas dari strategi percepatan administrasi oleh kementerian terkait.

Biasanya dokumen tersebut diterbitkan sekitar tanggal 19 atau 20 setiap bulan.  Namun kali ini prosesnya dipercepat menjadi tanggal 12 Maret.

Langkah itu dilakukan agar pembayaran tunjangan profesi kepada guru tidak terganggu karena banyaknya hari libur nasional dan cuti bersama yang akan datang menjelang lebaran.

Guru yang sudah bersertifikasi diingatkan untuk segera memeriksa akun masing-masing melalui situs Info GTK agar memastikan kondisi penerbitan SKTP.

Baca Juga: Bagi Guru yang Memiliki Sertifikat Pendidik, Pemerintah Menambahkan TPG sebesar 100 Persen dalam Bagian THR

 

Prediksi Jadwal Pencairan TPG Maret 2026

Jika alur pencairan mengikuti pola sebelumnya, maka setelah SKTP terbit, kementerian teknis akan segera mengirimkan rekomendasi pencairan kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Selanjutnya, proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dilakukan sebelum dana ditransfer ke rekening penerima.

Dengan asumsi proses berjalan normal, pencairan TPG berpotensi dilakukan pada awal pekan depan sebelum libur panjang dimulai. Meski demikian, guru tetap diminta menunggu informasi resmi dari pemerintah.

Proses pembayaran TPG bulanan dimulai dengan mengambil data guru dari sistem.

Dalam sebulan, data ditarik beberapa kali agar tidak ada perubahan yang terlewat.

 

Setelah data diambil, selanjutnya dilakukan pemrosesan dan pengecekan agar semua kebutuhan terpenuhi.

Hasil dari proses validasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi mengenai pembayaran kepada Kementerian Keuangan.

Rekomendasi ini biasanya dikeluarkan sekitar tanggal 20 setiap bulannya.

Dari saat rekomendasi diberikan hingga dana berhasil ditransfer ke rekening guru, prosesnya biasanya membutuhkan waktu sekitar enam hingga tujuh hari kerja.

Artinya, jika SKTP bulan ini dikeluarkan pada tanggal 11 atau 12, uang TPG berpotensi masuk sekitar tanggal 17 atau 18 di bulan maret ini.

Artinya kemungkinan besar TPG Maret 2026 cair sebelum hari raya idul fitri yang diprediksi pada tanggal 21 Maret 2026.

 

Namun, jika SKTP baru dikeluarkan di akhir bulan, maka pencairan biasanya akan bergeser ke awal bulan berikutnya.

Penyaluran dana dilakukan langsung oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), yang merupakan unit kerja di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Mekanisme ini diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2025 yang menyatakan bahwa transfer dilakukan langsung ke rekening guru yang menerima.

Dengan pola ini, dinas pendidikan di kabupaten/kota maupun provinsi tidak lagi membutuhkan permohonan penerbitan SKTP seperti yang dilakukan pada semester sebelumnya.

 

Jika semua data sudah benar dan sah di sistem pusat, surat keterangan SKTP bisa langsung dikeluarkan oleh Kemendikdasmen.

Namun, perkiraan ini tetap tergantung pada sejauh mana proses administrasi berjalan baik di setiap daerah.

 

Faktor Penyebab TPG Maret 2026 Tertunda

Beberapa masalah umum yang sering menyebabkan pencairan terlambat adalah:

1 Update Dapodik melewati tanggal cut off

 

Status informasi GTK telah berubah menjadi tidak valid.

3 Masalah pada rekening bank

4 Beban mengajar tidak terbaca sistem

5 Proses administrasi daerah belum rampung

Karena itu, pemantauan rutin sangat disarankan.



Tips Aman Agar TPG Tidak Terlambat Cair

Supaya proses pencairan berjalan dengan baik, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:

Pastikan data Dapodik sudah diperbarui

Cek informasi GTK secara rutin

 

Segera berkoordinasi dengan operator sekolah jika ada kendala.

Pastikan rekening bank Anda sudah aktif dan sesuai dengan data yang diberikan.

Simpan dokumen administrasi pribadi dengan rapi.

 

Besaran Nominal TPG Guru ASN dan TPG Guru Non ASN

Soal nominal, pasti setiap guru memiliki jumlah yang berbeda-beda.

Ini tergantung pada jenis pekerjaan dan besarnya gaji pokok masing-masing orang.

Untuk guru ASN, nilai TPG biasanya setara dengan satu kali gaji pokok.

Untuk guru yang bekerja sebagai ASN, nilai TPG biasanya sama dengan satu kali upah pokok.

Baca Juga: SKTP Maret 2026 Sudah Terbit, Potensi TPG Bulanan Guru Cair Sebelum Liburan Idul Fitri 1447 H Terbuka Lebar

 

Artinya, jika gaji pokok seorang guru berada antara Rp3 juta hingga Rp4 juta, maka besarannya tunjangan profesinya juga sekitar angka itu, sebelum dikurangi pajak dan BPJS.

Sementara itu, guru yang bukan ASN biasanya mendapatkan tunjangan profesi sekitar Rp2 juta setiap bulannya sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah.

Jika dana diberikan tepat waktu, maka dana tersebut tentu cukup meringankan beban kebutuhan menjelang Lebaran.

Jika dana diberikan tepat waktu, maka dana tersebut tentu cukup meringankan beban kebutuhan menjelang Lebaran.

Ada alasan mengapa pencairan dana TPG bulan Maret ini mungkin terjadi lebih cepat dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: TPG Bulanan, THR Lebaran Cair, Berikut Rincian Komponen THR Guru 2026

 

Pertama, bulan Maret mendekati masa libur panjang Idul fitri.

Biasanya lembaga pemerintah berusaha mempercepat urusan administrasi agar berbagai hak karyawan bisa dicairkan sebelum libur bersama dimulai.

Kedua, proses penerbitan SKTP pada periode ini juga sering diprioritaskan agar guru tidak perlu menunggu terlalu lama.

 

Meski begitu, ingat bahwa jadwal pengeluaran TPG mungkin berbeda di setiap wilayah.

Hal ini terjadi karena proses pembagian dana juga melibatkan pemerintah setempat serta kesiapan administrasi di setiap wilayah. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#KPPN #tpg 2026 cair setiap bulan #Besaran TPG Guru ASN #Pencairan TPG bulanan 2026 #Tunjangan profesi guru ASN daerah #tunjangan profesi guru #NUPTK #TPG 2026 cair kapan #tunjangan guru non ASN Kemenag #THR TNI Polri pensiunan #Jadwal Pencairan THR dan Gaji ke 13 ASN #Syarat Penerbitan SKTP #Pp 9 tahun 2026 pdf #jadwal pencairan TPG Maret 2026 #Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2025 #sktp maret 2026 #info gtk kemendikdasmen #info gtk kemendikdasmen go id info #Direktur Jenderal GTKPG Nunuk Suryani #Surat Perintah Membayar #Surat Keputusan (SK) #THR dan Gaji ke 13 2026 #tunjangan hari raya idul fitri 2026 #Pencairan Bulanan #THR 2026 PNS dan P3K #Lebaran adalah #THR 2026 guru #validasi data Maret 2026 #SK TPG #Libur Panjang 2026 #batas akhir sinkronisasi Dapodik periode Maret 2026 dimajukan #TPG Maret 2026 cair #SKTPG Guru 2026 #Prof Nunuk Suryani #Cara Mengatur Anggaran dan Mengelola Uang THR dengan bijak #Tips Aman Agar TPG Tidak Terlambat Cair #THR 2026 pensiunan PNS #Faktor Penyebab TPG Maret 2026 Tertunda #skema pencairan TPG bulanan #gaji ke 13 #TPG 2026 #Link Info GTK 2026 #THR 2026 Karyawan Swasta Cair Kapan #THR 2026 #SKTP 2026 sudah terbit belum #pembayaran TPG 2026 #Tunjangan Guru ASN Cair #Proses pembayaran TPG bulanan #kesejahteraan guru di Indonesia #validasi data SKTP #Pp 9 tahun 2026 pdf thr #tpg 2026 aturan baru #THR 2026 guru ASN #sktp 2026 guru #pencairan TPG bulanan #THR dan gaji ke 13 ASN #SK inpassing guru #Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil #Besaran TPG 2026 #TPG 2026 cair #Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan #PP 9 Tahun 2026 THR ASN #sk tpg 2026 #Penerbitan SKTP #Penerbitan SKTPG #Tunjangan profesi guru akan ditransfer setiap bulan #THR dan gaji ke 13 guru #PP 9 tahun 2026 #Besaran TPG Kemenag #Mekanisme pencairan TPG 2026 #besaran TPG guru ASN 2026 #Tunjangan Profesi Guru 2026 #bulan Ramadan 2026 #Pencairan tunjangan profesi guru 2026 #skema pencairan TPG #Tunjangan Hari Raya cair #Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 #TPG Maret 2026 kapan cair #Pp 9 tahun 2026 thr #surat keputusan tunjangan profesi guru (SKTPG) #SKTPG 2026 #Fungsi SKTP #info GTK 2026 #Info GTK 2026 terbaru #tunjangan guru asn daerah #THR dan gaji ke 13 guru ASN #Isi PP no 9 Tahun 2026 #Info GTK abu abu #kesejahteraan guru 2026 #Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia #TPG maret 2026 #THR PNS 2026 cair tanggal berapa #besaran TPG #tunjangan guru non ASN cair #Tunjangan Profesi Guru ASN 2026 #tunjangan hari raya atau THR dan Gaji ke 13 #THR 2026 ASN #Penerbitan SKTP Kemendikdasmen #Tunjangan Profesi Guru ASN dan non ASN #SKTP adalah #Tunjangan guru Non ASN #SKTPG menunggu penyaluran #Penerbitan SKTP Bulanan #Penyaluran TPG terbaru #tunjangan guru ASN dan non ASN #Besaran TPG Guru Non ASN #portal Info GTK #THR dan Gaji ke 13 #GBPNS #TPG 2026 belum cair kenapa #Info GTK 2026 guru lulus PPG 2025 #SKTP #Besaran TPG guru 2026 #SKTP 2026 #SK TPG adalah #info gtk kemendikdasmen go id login #info gtk kemendikdasmen go id #Jadwal Pencairan THR dan Gaji 13 Cair #Info gtk #sktp 2026 terbaru #tunjangan guru ASN 2026 #Sktpg #THR 2026 Cair Awal Puasa #TPG 2026 cair bulanan