RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Cara unik dilakukan SDN Sarirejo Kartini, Kecamatan Semarang Tengah untuk mengenalkan demokrasi pada siswa.
Dalam rangka menyambut hari guru pada 25 November mendatang, digelar pemilihan guru dan tenaga pendidik (tendik) favorit.
Tak sekedar memilih biasa, konsep dalam kegiatan ini layaknya pemilihan umum (pemilu) seperti yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Di aula sekolah ini, telah disulap bentuk ruangan yang mirip pelaksanaan pemilu atau biasa di sebut Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dimulai dari absensi, bilik suara, ruang tunggu, hingga pencelupan tinta di jari. Tak hanya itu, petugasnya juga dinamakan KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta para pemilih juga tercantum sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Kami mempunyai ide seperti ini karena ini momen itu yang tepat menjelang pilkada, saya buat layaknya kegiatan pemilu. Untuk sistemnya sama plek kaya pemilu, petugasnya juga, jumlah anggota KPPSnya juga sama," ujar Kepala SDN Sarirejo Kartini, Alimuddin Aziz, Jumat (22/11/2024)
Lebih lanjut Aziz mengungkap jika tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan pemilu kepada anak-anak.
Serta ingin membuat anak-anak merasakan bagaimana suasana pemilu yang ada di masyarakat. Terlebih sebentar lagi juga akan digelar pilkada serentak.
"Di kurikulum ada pelajaran Pancasila ada kegiatan demokrasi. Dan ini pas momen hari guru kami ingin mendapatkan informasi guru favorit, biasanya kami menggunakan google form kali ini menggunakan teknik kegiatan pemilu," tambahnya.
Adapun DPT adalah seluruh siswa kelas 1-6 sejumlah 460 orang. Ia berharap pembelajaran ini menjadi pengalaman tak terlupakan.
Lebih penting, ia berharap para siswa mendapatkan pendidikan demokrasi secara utuh dan merasakan praktik sesungguhnya, tidak sekadar cerita di kelas.
Sementara itu, salah siswa kelas 6 SDN Sarirejo, Namira mengaku antusias mengikuti simulasi Pilkada ini.
Terlebih, ini adalah pengalaman pertamanya dalam mengikuti kegiatan mencoblos.
“Ya seru sih, bisa ngerasain kayak pemilu beneran,” kata dia. (ifa)
Editor : Tasropi