Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pahami Dulu Apa Itu Zona Megathrust di Indonesia Terkait Isu Wilayah yang Berpotensi Terjadinya Gempa Bumi Dasyat

Aris Hariyanto • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 23:31 WIB
Peta kawasan rawan bencana gempa bumi.
Peta kawasan rawan bencana gempa bumi.

RADARSEMARANG.ID - Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak di Cincin Api Pasifik dengan aktivitas seismiknya yang tinggi.

Hal tersebut dapat menjadi ancaman terbesar, seperti gempa bumi dahsyat yang dapat memicu tsunami di beberapa zona megathrust.

Kabar akan terjadinya gempa megathrust telah ramai diperbincangkan publik usai munculnya peringatan dari kepala BMKG.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono memperingatkan gempa bumi dasyat hanya tinggal menunggu waktu.

Menurut informasinya, gempa dahsyat tersebut bersumber dari dua zona megathrust yang berada di wilayah Indonesia.

Meski demikian, masyarakat harus dapat mewaspadai dan memahami apa Itu zona megathrust di Indonesia, dan wilayah mana saja yang akan berpotensi terjadinya gempa bumi dasyat ini.

Menurut laman Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Alam, zona megathrust atau penunjam merupakan tempat pertemuan atau interaksi antar lempeng, khususnya yang bersifat tumbukan (convergent).

Ketika interaksi terjadi antara dua lempeng yang berbeda, seperti lempeng benua dan lempeng samudera, proses tersebut dikenal sebagai “Subduksi”

Sebaliknya, jika interaksi melibatkan lempeng yang sejenis, maka disebut sebagai “Kolisi”.

Proses subduksi memiliki ciri khas yang ditandai dengan pembentukan magma pada kedalaman antara 150 km hingga 200 km.

Kemudian proses tersebut akan naik ke permukaan bumi dan muncul dalam bentuk gunung berapi.

Sementara itu, mekanisme Kolisi memiliki karakteristik yang berbeda. Zona penunjaman terbagi menjadi dua kategori, yakni megathrust dan Intraslab.

Kategori “Megathrust” memiliki kedalaman penunjaman kurang dari 50 km. Sedangkan “Intraslab” atau zona Benioff kedalamannya lebih dari 50 km.

Gempa bumi yang berasal dari megathrust dapat menghasilkan gempa dahsyat dengan magnitudo di atas delapan, dan berpotensi menyebabkan tsunami.

Isu gempa bumi megathrust dan potensi tsunami kini kembali mencuat, setelah sebelumnya menjadi perhatian publik pada 2004, 2018, 2022, dan 2024.

Kekhawatiran masyarakat meningkat akibat kurangnya pemahaman terhadap informasi yang ada.

Oleh karena itu, data dan informasi yang tersedia perlu dimanfaatkan untuk memperkuat upaya mitigasi gempa bumi dan tsunami.

Disisi lain, zona penunjaman (megathrust) disebutnya merupakan sumber gempa bumi utama di wilayah Indonesia.

Wilayah tersebut membentang mulai dari barat Pulau Sumatera, selatan Jawa hingga Bali dan Nusa Tenggara, laut Banda, utara Papua, utara Sulawesi, timur Sulawesi Utara dan barat Halmahera.

Zona penunjaman yang membentang di barat Pulau Sumatera, selatan Jawa hingga Bali dan Nusa Tenggara dikenal sebagai Busur Sunda.

Menurut data yang diperoleh dari Badan Geologi (BG), sepanjang tahun 2022 terdapat sejumlah peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah selatan Banten dan Jawa Barat.

Peristiwa tersebut berhubungan dengan aktivitas di zona penunjaman, baik megathrust maupun “intraslab”.

Berdasarkan analisis para ahli geologi, gempa bumi di zona penunjaman Busur Sunda khususnya di selatan Pulau Jawa, dapat mencapai magnitudo delapan dan berpotensi memicu tsunami.

Informasi tersebut digunakan untuk melakukan pemodelan risiko gempa bumi dan tsunami dengan skenario terburuk.

Hal ini menurutnya sebagai bagian dari upaya mitigasi terhadap bencana alam tersebut.

Badan Geologi juga berperan dalam penyusunan Peta Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi (KRBG) dan Peta Kawasan Rawan Bencana Tsunami (KRBT).

Hingga saat ini, kejadian gempa bumi dan tsunami masih sulit untuk diprediksi terkait waktu, kekuatan, dan lokasi terjadinya.

Dengan demikian, langkah terbaik yang dapat diambil adalah dengan meningkatkan upaya mitigasi secara struktural maupun non-struktural.

Editor : Baskoro Septiadi
#Gempa Bumi Dasyat #gempa megathrust #apa Itu zona megathrust di Indonesia #Peta Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi #tsunami #gunung berapi #Pulau Jawa #BMKG #cincin api pasifik #Intraslab #Zona megathrust #zona Benioff #zona penunjaman