Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mahasiswa Program Wirausaha Merdeka Polines Belajar Pasarkan Produk lewat Festival Expo

Muhammad Iqbal Amar • Jumat, 1 Desember 2023 | 20:36 WIB
Suasana berjubel Festival Expo Wirausaha oleh peserta Program Wirausaha Merdeka di Politeknik Negeri Semarang pada Kamis (30/11). M. IQBAL AMAR/JAWA POS RADAR SEMARANG
Suasana berjubel Festival Expo Wirausaha oleh peserta Program Wirausaha Merdeka di Politeknik Negeri Semarang pada Kamis (30/11). M. IQBAL AMAR/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Area Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Politeknik Negeri Semarang (Polines) menjadi pasar dadakan.

Sebanyak 90 stan dari puluhan perguruan tinggi di Indonesia memamerkan beragam inovasi wirausaha.

Mereka merupakan mahasiswa Program Wirausaha Mahasiswa yang sedang memasarkan produknya.

Kegiatan Festival Expo Wirausaha itu diselenggarakan oleh Polines dengan melibatkan 32 perguruan tinggi lainnya di Jawa dan Sumatera.

Festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Wirausaha Merdeka, yang menjadi program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Mahasiswa yang rata-rata semester tiga keatas itu sibuk mempromosikan produk dan inovasinya.

Mulai stan kuliner, fashion, craft, teknologi solar panel, dan beraneka ragam lainnya. Sebelumnya mereka telah melalui proses magang dan mentoring kewirausahaan. Hingga akhirnya dapat memberikan karya inovasi kewirausahaan.

Ketua Tim Wirausaha Merdeka Polines Misbakhul Arrezqi menyebutkan, kegiatan ini mengusung tema wirausaha berkarakter, akselerasi dengan teknologi dan ekosistem bisnis.

Festival Expo Wirausaha digelar untuk memberi stimulasi usaha kepada peserta yang notabene adalah pemula.

Di samping itu, pihaknya juga memberikan akses kepada stakeholder dan lingkungan sekitar kampus agar terlibat dalam memberikan peluang, mencari motivasi, ataupun kolaborasi.

"Selain stan inovasi wirausaha, ada pula talk show kewirausahaan untuk memperluas pemahaman dengan menghadirkan narasumber," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang pada Kamis (30/10).

Dijelaskan, Festival Expo Wirausaha merupakan tindak lanjut tahapan program Wirausaha Merdeka.

Peserta lebih dulu mendapatkan materi kewirausahaan, bootcamp kewirausahaan, magang bisnis, mentoring, hingga uji kompetensi kewirausahaan. Setelah pameran ini masih ada pitching di depan 8 calon investor.

"Magang disini untuk jadi pebisnis bukan pekerja. Mereka bisa belajar langsung dengan ownernya bagaimana membangun sebuah bisnis," tandas dosen Polines yang akrab disapa Rezqi itu.

Kegiatan ini sekaligus mengukuhan Pengurus Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Jawa Tengah 2023. Rezqi didapuk sebagai Ketua Umum FKP Jawa Tengah 2023-2026.

Selain itu, Direktur Politeknik Negeri Semarang Prof Totok Prasetyo menjadi Ketua Dewan Pembina FKP Jawa Tengah 2023-2026.

Adanya Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Jawa Tengah menjadi salah satu program pasca pembibitan calon wirausahawan muda mahasiswa Polines.

Calon-calon wirausahawan ini sebelumnya sudah dibentuk dan diarahkan, serta dibiayai melalui beberapa program.

Di antaranya ialah Wirausaha Merdeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Program Wirausaha Mahasiswa (PWM) Polines.

 “Kami berharap, mahasiswa Polines tidak hanya unggul dan terampil menjadi pekerja, tetapi juga bisa membuat lapangan kerja. Melalui PWM contohnya, ide inovasi wirausaha mahasiswa akan dibiayai oleh kampus  hingga bisa menjadi produk jadi,” pungkasnya.

David Roza Ratriadi bersama timnya membuat inovasi art Sonic. Yakni sebuah kerajinan tangan berupa speaker aktif yang dipadukan dengan desain menyerupai robot berbahan triplek.

Benda tersebut merupakan hiasan sekaligus menjadi tempat pensil yang praktis dan fungsional.

"Kita buat sound dengan variasi ruangan. Selain untuk hiburan juga bisa memberikan nuansa gaya hidup modern dengan desain minimalis," pungkasnya. (mia/svc/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Polines #WIRAUSAHA