RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 243 siswa SD Negeri Tambakrejo 01 mempunyai cara unik dalam menjaga lingkungan.
Mereka memanfaatkan sampah-sampah untuk kemudian disulap menjadi gaun yang menarik. Selain itu, ada yang dibuat menjadi tokoh wayang.
Berbagai kreasi mereka kemudian dipamerkan dalam kirab budaya dan Pagelaran Wayang, (25/8).
Para siswa mengenakan baju adat sambil memegang tokoh pewayangan pandawa yang terbuat dari kardus bekas.
Ada juga yang mengenakan gaun atau busana dari bahan daur ulang sampah. Seperti plastik kresek, sedotan, kain perca, kaset, kardus, dan koran.
Salah seorang siswa Kelas 6A, Shifa Hamdalah Putri Aglin, 11, mengungkapkan ia membutuhkan waktu seminggu untuk mempersiapkan gaun bermotif bunga dari bahan plastik kresek, dan sedotan.
"Bikin sendiri, butuh tiga plastik, ini temanya putri bunga. Tidak terlalu ribet sih," kata warga RT 3 RW 1 Tambakrejo, Gayamsari ini.
Kepala SD Negeri Tambakrejo 01, Tri Sugiyono, menjelaskan para siswa mengkolaborasikan berbahan dasar daur ulang sampah dapat dimanfaatkan. Sehingga para siswa memiliki sikap peduli terhadap lingkungan.
"Kami minta untuk daur ulang sampah, kegiatan ini juga memeriahkan HUT RI ke 78," ujarnya.
Melalui tema budaya dan seni, para siswa dikenalkan pewayangan yang terbuat dari kardus. Mereka mengenakan baju adat jawa.
"Sehingga dapat mengenalkan budaya dan melatih kreativitas," katanya.
Sedangkan pembuatan gaun dari sampah merupakan pendidikan karakter agar peduli di lingkungan sekitar.
"Gaun ini dipakai dan dikenalkan kepada masyarakat, limbah ini dapat didaur ulang dan memiliki nilai," tambahnya. (fgr/fth)
Editor : Agus AP