RADARSEMARANG.ID, - Desa Wisata di Jawa Tengah kembali meraih prestasi yang membanggakan pada Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2023.
Sebanyak 7 Desa Wisata berhasil mendapatkan penghargaan, dalam Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2023 yang diadakan oleh Kemendes PDTT belum lama ini.
Desa wisata dengan peringkat terbaik telah diumumkan pada Malam Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara 2023 pada Jumat (24/11/).
Pengumuman tersebut telah dilaksanakan di Desa Senggigi, Lombok Barat, NTB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Youtube Kemendes PDTT.
Terdapat dua kategori dalam acara LDWN 2023, yaitu kategori I : Sangat Tertinggal/ Tertinggal/ Berkembang dan Kategori II : Maju/ Mandiri.
Sebelumnya pada Rabu (15/11), Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan telah mengumumkan 15 desa peringkat terbaik untuk masing-masing kategori.
Dilansir dari visitjawatengah, untuk kategori I, Desa Wisata Guci (Kabupaten Tegal) berhasil masuk dalam 3 besar Desa Peringkat Terbaik, tepatnya pada peringkat III.
Kemudian disusul Desa Wisata Melung (Kabupaten Banyumas) di peringkat VII dan Desa Wisata Bangsri (Kabupaten Blora) di peringkat XIII.
Selanjutnya pada Kategori II ; Desa Wisata Jangglengan (Kabupaten Sukoharjo) dan Desa Wisata Plajan (Kabupaten Jepara), secara berurutan berhasil meraih peringkat IX dan X.
Selanjutnya Desa Wisata Tunggulrejo (Kabupaten Karanganyar) berhasil meraih peringkat XI, dan disusul dengan Desa Wisata Karangkemiri (Kabupaten Banyumas) yang berada di peringkat XIII.
Selain itu, Desa Wisata Tunggulrejo juga berhasil meraih penghargaan sebagai Juara Kategori Tematik Ekonomi.
Kemudian Juara Kategori Tematik Sosial Budaya untuk Desa Kategori II berhasil diraih oleh Desa Wisata Plajan.
Selanjunya, Desa Wisata Guci berhasil membuat bangga Jawa tengah, dengan Juara Favorit untuk Desa Kategori I dalam kompetisi tersebut.
Dikabarkan, LDWN telah dijalankan sejak 2019. Walaupun sempat terhenti pada 2020 dan 2021, namun pada 2022 program ini diikuti oleh 1605 desa dan pada 2023 jumlahnya meningkat menjadi 2007 desa.
Menurut data terbaru pada awal 2023, terdapat 776 desa wisata di Jawa Tengah, sehingga membuat propinsi ini memiliki banyak potensi wisata.
Melalui Disporapar Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Jateng memiliki program dan kegiatan untuk mendukung pengembangan desa wisata, diantarnya sosialiasai, workshop, Gelar Desa Wisata, dan bantuan keuangan.
Dukungan ini sejalan dengan 10 program prioritas Pj Gubernur Jawa Tengah, salah satunya upaya untuk mengembangkan sektor pariwisata dan peningkatan daya saing UMKM dalam bidang ekonomi kreatif.
Editor : Agus AP