RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Seorang bayi di wilayah RT 2 RW 1, Desa Bedono, Kecamatan Sayung menjadi sasaran penyerangan monyet liar.
Akibatnya, korban yang bernama Areta Aghnia Prameswari mengalami luka serius dibagian kepala.
Panjang luka 10 cm dan harus dioperasi di RSUD Sunan Kalijaga Demak.
Humas RSUD Demak Kusmanto menyampaikan, petugas rumah sakit langsung menangani korban secara intensif. Ini karena luka yang diderita lebar dan dalam.
"Datang di rumah sakit langsung kita tangani kemudian dilakukan operasi. Ini untuk mencegah infeksi, termasuk ancaman titanus,"katanya.
Menurutnya, usai operasi, kondisi bayi berangsur membaik.
Meski demikian, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, petugas terus melakukan pengawasan.
"Kita rawat di ruang Mawar. Kita dekatkan dengan petugas kesehatan dan ruang jaga agar bisa terpantau setiap saat,"ujarnya.
Ibu korban, Atik Dina Nasikah, 36, mengatakan, kejadian bermula ketika anaknya tidur di kamar rumah. Sedangkan, dirinya lagi masak di dapur.
"Saya tinggal sebentar, tiba-tiba ada suara tangis anak saya. Saat itupula, ada monyet keluar dari kamar dan langsung lari keluar rumah naik genteng,"jelasnya.
Mengetahui ada luka dibagian kepala sebelah kiri, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan cepat.
Menurutnya, sebelum ada kejadian itu, monyet sudah ketahuan masuk ke rumah tetangganya dan hendak menyerang anak.
Namun, anak tetangganya tersebut bisa lari dari kejaran monyet tersebut.
Ayah korban, Heriyanto, 38, menambahkan, hingga kini warga masih memburu monyet yang melukai anaknya tersebut.
"Monyet ini kalau saya lihat sering berkeliaran di kampung. Ada kemungkinan peliharaan. Tapi saya belum bisa memastikan,"katanya.
Dia berharap, monyet penyerang anaknya bisa segera ditangkap agar tidak menyerang warga lainnya.
Monyet sudah terlihat sejak setahun terakhir. Yang tampak tiga ekor dengan besembunyi di pohon mangrove.
Kapolsek Sayung, AKP Suprapto menyampaikan, korban dibawa ke rumah sakit. Saat kejadian berlangsung, bayi tersebut sedang di dalam kamar rumahnya.
"Bayi tidur dikamar. Ibunya drumah belakang tak tahunya ada monyet masuk ke kamar tempat bayi tersebut tidur,"katanya.
Menurutnya, monyet liar masih dalam perburuan warga. Binatang tersebut menghilang di rerimbunan pohon mangrove yang ada disekitar rumah korban.
Lantaran ekosistem lingkungannya rusak, monyet akhirnya berkeliaran ke rumah warga. Setidaknya, ada tiga monyet yang diketahui berkeliaran di kampung yang kerap kena banjir rob tersebut.
"Kita masih memburu monyet ini dengan memancing pakai pisang makanan kesukaannya. Tapi, saat mau ditangkap keburu lari,"jelasnya. Untuk menangani masalah ini, pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait. (hib)
Editor : Tasropi