
RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pemkab Demak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak menggelar lomba kreasi dan inovasi (krenova) dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi alat edukasi anak usia dini.
Kepala DLH Demak Mulyanto mengatakan, lomba tersebut diikuti perwakilan dari 14 kecamatan.
Tercatat sebanyak 23 peserta mengikuti kompetisi dengan menampilkan beragam karya berbahan dasar barang bekas, terutama sampah plastik.
Baca Juga: Diduga Gara-Gara Bakar Sampah, TK Mekarsari II Pringapus Ludes Terbakar, 60 Siswa Terpaksa Mengungsi
“Bahan yang digunakan murni barang bekas, utamanya plastik, seperti botol, tutup botol, kantong plastik, dan kemasan bekas. Karya yang dibuat harus berupa alat peraga edukasi untuk anak usia dini,”katanya.
Menurut Mulyanto, tema tersebut dipilih agar peserta dapat menunjukkan kreativitas dalam mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat, sekaligus mendukung edukasi pengelolaan sampah sejak dini.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para peserta, yang sebagian besar merupakan guru pendidikan anak usia dini (PAUD), untuk mengembangkan alat peraga pembelajaran dari bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Hasil karya para peserta nantinya dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi masyarakat. Karya juara pertama, kedua, dan ketiga akan disimpan di DLH Demak sebagai contoh pemanfaatan sampah plastik yang dapat ditampilkan dalam kegiatan edukasi bank sampah maupun sosialisasi kepada masyarakat.
Karya peserta lainnya dapat dibawa pulang untuk dimanfaatkan sebagai alat peraga edukasi di sekolah masing-masing.
Mulyanto menambahkan, lomba krenova tersebut merupakan agenda rutin di tingkat kabupaten. Pemenang terbaik berkesempatan mewakili Demak apabila terdapat kompetisi serupa di tingkat provinsi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




