Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komisi C DPRD Demak Kawal dan Perjuangkan Normalisasi Bendung Barang

W
Penulis: Wahib Pribadi❯
Ketua Komisi C DPRD Demak Ulin Nuha dorong normalisasi Bendung Barang Mranggen. (Wahibpribadi)
Ketua Komisi C DPRD Demak Ulin Nuha dorong normalisasi Bendung Barang Mranggen. (Wahibpribadi)

Advertisement

 

 

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Komisi C DPRD Demak akan mengawal dan terus memperjuangkan upaya normalisasi Bendung Barang yang ada di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen. 

Ini dilakukan setelah adanya Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen sebelumnya. FGD Diikuti para kepala desa (kades) dari 8 desa. Yaitu, Desa Banyumeneng, Sumberejo, Kebonbatur, Kangkung dan Kalitengah Kecamatan Mranggen. Kemudian, Desa Wonosekar, Margohayu dan Desa Teluk Kecamatan Karangawen.

Ketua Komisi C DPRD Demak, Ulin Nuha menyampaikan, normalisasi Bendung Abarang harus dilakukan agar bendung tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya. 

"Manfaat Bendung Barang ini sangat besar untuk mensejahterakan petani di wilayah Demak bagian selatan, utamanya desa-desa yang ada di Kecamatan Mranggen dan Karangawen,"kata Ulin dari Fraksi PKB ini. 

Ulin menambahkan, dengan tidak berfungsinya Bendung Barang akibat mengalami pendangkalan atau sedimentasi sangat berdampak pada lahan pertanian. Apalagi, saat musim kemarau seperti saat ini.

"Solusinya memang harus ada normalisasi. Sebab, kondisinya sudah dangkal sekali. Kita akan kawal langkah normalisasi Bendung Barang ini,"katanya.

Heru selaku Perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mengatakan, tupoksi yang menjadi kewenangannya adalah mengelola Bendung Barang baik baik dalam skala kecil maupun untuk membuka pintu bendungan. 

Diakuinya, berdsatkan paparan yang disampaikan dalam FGD, kondisi Bendung Barang sudah penuh dengan sedimentasi. Karena itu, pihaknya juga berharap ada pengerukan meskipun belum bisa tercover semuanya. 

"Banyak faktor terjadinya sedimentasi ini. Karena itu, pemangku bagian hulu sungai juga harus memperhatikan ini. Masalah klasik lainnya adalah jangan buang sampah sembarangan,"katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Picu Gagal Panen, Delapan Desa di Kecamatan Mranggen dan Karangawen Tuntut Normalisasi Bendung Barang

Picu Gagal Panen, Delapan Desa di Kecamatan Mranggen dan Karangawen Tuntut Normalisasi Bendung Barang

Turut hadir anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Nurul Furqon, Wakil Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet, Heru perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, perwakilan Dinputaru Demak.

Legislator DPR RI Fraksi Demokrat Rinto Subekti Giatkan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Demak

Legislator DPR RI Fraksi Demokrat Rinto Subekti Giatkan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Demak

Dalam kegiatan ini, Rinto didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Demak sekaligus anggota DPRD Demak Fatkan, angota DPRD Demak lainnya, Suhartono dan Rizky Erfandy. Acara dihadiri ratusan relawan yang juga konstituen Partai

Banjir Rob Parah, Pesisir Bonang Butuh Pompa Penyedot Air, Banyak Lahan Produktif Terendam 

Banjir Rob Parah, Pesisir Bonang Butuh Pompa Penyedot Air, Banyak Lahan Produktif Terendam 

Ketua DPRD Demak H Zayinul Fata  menyoroti kondisi di Kecamatan Bonang yang hingga kini masih banyak lahan produktif terendam rob tanpa penanganan maksimal. Ia mengaku telah memberikan masukan kepada dinas terkait ..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer