Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lagi Tidur di Kamar, Bayi Usia Empat Bulan Diserang Monyet Liar

W
Penulis: Wahib Pribadi❯
1. Bayi Areta Aghnia dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak dengan luka cakar di kepala.  (Wahibpribadi)
1. Bayi Areta Aghnia dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak dengan luka cakar di kepala. (Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Seorang bayi di wilayah RT 2 RW 1, Desa Bedono, Kecamatan Sayung menjadi sasaran penyerangan monyet liar.


Advertisement

Akibatnya, korban yang bernama Areta Aghnia Prameswari mengalami luka serius dibagian kepala.

Panjang luka 10 cm dan harus dioperasi di RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Humas RSUD Demak Kusmanto menyampaikan, petugas rumah sakit langsung menangani korban secara intensif. Ini karena luka yang diderita lebar dan dalam.

Advertisement

"Datang di rumah sakit langsung kita tangani kemudian dilakukan operasi. Ini untuk mencegah infeksi, termasuk ancaman titanus,"katanya.

Menurutnya, usai operasi, kondisi bayi berangsur membaik.

Meski demikian, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, petugas terus melakukan pengawasan.

Advertisement

"Kita rawat di ruang Mawar. Kita dekatkan dengan petugas kesehatan dan ruang jaga agar bisa terpantau setiap saat,"ujarnya.

Ibu korban, Atik Dina Nasikah, 36, mengatakan, kejadian bermula ketika anaknya tidur di kamar rumah. Sedangkan, dirinya lagi masak di dapur.

"Saya tinggal sebentar, tiba-tiba ada suara tangis anak saya. Saat itupula, ada monyet keluar dari kamar dan langsung lari keluar rumah naik genteng,"jelasnya.

Mengetahui ada luka dibagian kepala sebelah kiri, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan cepat.

Menurutnya, sebelum ada kejadian itu, monyet sudah ketahuan masuk ke rumah tetangganya dan hendak menyerang anak.

Namun, anak tetangganya tersebut bisa lari dari kejaran monyet tersebut.

Ayah korban, Heriyanto, 38, menambahkan, hingga kini warga masih memburu monyet yang melukai anaknya tersebut.

"Monyet ini kalau saya lihat sering berkeliaran di kampung. Ada kemungkinan peliharaan. Tapi saya belum bisa memastikan,"katanya.

Dia berharap, monyet penyerang anaknya bisa segera ditangkap agar tidak menyerang warga lainnya.

Monyet sudah terlihat sejak setahun terakhir. Yang tampak tiga ekor dengan besembunyi di pohon mangrove.

Kapolsek Sayung, AKP Suprapto menyampaikan, korban dibawa ke rumah sakit. Saat kejadian berlangsung, bayi tersebut sedang di dalam kamar rumahnya.

"Bayi tidur dikamar. Ibunya drumah belakang tak tahunya ada monyet masuk ke kamar tempat bayi tersebut tidur,"katanya.

Menurutnya, monyet liar masih dalam perburuan warga. Binatang tersebut menghilang di rerimbunan pohon mangrove yang ada disekitar rumah korban.

Lantaran ekosistem lingkungannya rusak, monyet akhirnya berkeliaran ke rumah warga. Setidaknya, ada tiga monyet yang diketahui berkeliaran di kampung yang kerap kena banjir rob tersebut.

"Kita masih memburu monyet ini dengan memancing pakai pisang makanan kesukaannya. Tapi, saat mau ditangkap keburu lari,"jelasnya. Untuk menangani masalah ini, pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait. (hib)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perkuat Ekosistem Pesisir Tambakrejo, PNM dan Sido Muncul Tanam 5.000 Mangrove

Perkuat Ekosistem Pesisir Tambakrejo, PNM dan Sido Muncul Tanam 5.000 Mangrove

Pimpinan Cabang PNM Semarang Syafri Rinansyah mengatakan, manfaat dari penanaman mangrove tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi perlu tumbuh seiring dengan keberlanjutan pemeliharaan kawasan pesisir.

Monyet Liar Resahkan Warga Salatiga, BKSDA dan Damkar Turun Tangan

Monyet Liar Resahkan Warga Salatiga, BKSDA dan Damkar Turun Tangan

Selain di kawasan Sinoman, kemunculan monyet liar juga dilaporkan terjadi di wilayah Cabean, Kota Salatiga. Hewan tersebut beberapa kali terlihat di tepian sungai kawasan Cabean RT 05 RW 14, tepatnya di samping Perumahan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer