Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Charles Menaro, President Commissioner Meratus Group: Target Harus Sulit, tapi Bisa Dicapai

L
Penulis: Leak Kustiyo❯
Charles Menaro, President Commissioner Meratus Group
Charles Menaro, President Commissioner Meratus Group

RADARSEMARANG.ID- ”KALAU saya adalah orang paling pintar di ruangan ini, berarti saya berada di ruangan yang salah. Di ruangan ini pula, banyak teman yang lebih pintar dari saya dan teman-teman lain adalah orang-orang yang pintar. Maka itu, ini adalah ruangan yang benar untuk saya berada di sini.”


Advertisement

Begitulah kalimat rendah hati Charles Menaro, president commissioner Meratus Group, dalam mengawali acara sharing dan buka puasa bersama CEO Indonesia Jawa Timur di Hotel Vasa Surabaya pekan lalu (22/3).

Charles, yang oleh Rudi Eko Hartono, ketua CEO Indonesia Jawa Timur, disebut sebagai maestro bisnis pelayaran Indonesia, adalah generasi kedua putra Hen Menaro yang melahirkan Meratus Line dan mendidik Charles dengan disiplin tinggi serta kerja keras.

Sesekali dalam sepekan ia menyusuri fairway golf di pagi hari dan ke driving range untuk menjaga ritme dan tempo swing.

Advertisement

Pria yang parasnya mengingatkan kita pada aktor Prancis Alain Delon itu membagi kearifan yang menjadi kultur dan sendi-sendi penting Meratus Group.

Leadership

Kalau leader-nya tidak bagus, jangan berharap bisa menarik orang bagus untuk masuk perusahaan.

Good people attract good people. Terlebih perusahaan yang masih kecil, menemukan orang-orang bagus adalah sebuah tantangan tersendiri.

Target

Target harus sulit, tapi bisa dicapai. Kalau tidak sulit, jangan dijadikan target. Tapi, kalau tak mungkin dicapai, jangan pula dijadikan target.

Atasan

Decision making harus dimiliki atasan. Atasan harus bertanggung jawab dan berani mengambil risiko. Atasan jangan hanya mencari aman, menjadi safety player.

Bujet

Bujet itu alat untuk planing, koordinasi, dan alat kontrol.

Kenapa harus koordinasi? Ya, karena ada bagian finance yang harus diajak koordinasi menyangkut penggunaan anggaran. Anggaran seharusnya berbasis aktivitas.

Kontrol

Pengawasan, dalam praktiknya, ternyata tak cukup bila hanya satu lapis. Setelah dikontrol, langkah berikutnya harus mengontrol lagi. Lalu dikontrol lagi!

Prinsip

Prinsip penting dalam manajemen adalah berorientasi pada hasil dan tegaknya rule of law.

Advertisement

Jangan ganti orang, lalu dengan mudah ganti aturan. Ganti aturan tentu boleh, tapi harus dalam desain yang direncanakan.

Manajer

Manajer yang bagus akan lebih banyak mengurus hal-hal penting. Bukan sibuk mengurus hal-hal urgen.

Dividen

Ingat, disiplin itu tak hanya menyangkut waktu dan pekerjaan. Tapi juga soal daya tahan perusahaan untuk tidak buru-buru membagi dividen.

Microsoft didirikan pada tahun 1975 dan baru membagi dividen pada 2003. BCA dirintis pada 1955, setelah 46 tahun kemudian, yaitu pada 2001, baru bank raksasa tersebut membagi dividen.

Apple perusahaan kelas dunia juga baru membagi dividen setelah 11 tahun perusahaan didirikan oleh Steve Jobs.

Logikanya, di awal-awal perusahaan berlaba, uang dipakai untuk ekspansi mengembangkan perusahaan. Bukan cepat-cepat dibagi. (Leak)

Advertisement
Editor : Agus AP
Sumber : Jawa Pos Koran
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44%

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menetapkan dividen tunai Rp1,51 triliun atau 20% dari total laba bersih.  Dengan alokasi tersebut dividen per lembar saham

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer