RADARSEMARANG.ID - Malam Lailatul Qadar biasanya terjadi diantara 10 malam terakhir bulan Ramadan, yakni mulai dari malam ke-21 hingga malam ke-29.
Keberkahan malam Lailatul Qadar membuat umat Islam memperbanyak ibadah, termasuk sholat Lailatul Qadar itu sendiri.
Mereka umat muslim mendirikan sholat Lailatul Qadar untuk mendapatkan ampunan, keberkahan, dan rahmat dari Allah SWT.
Sholat Lailatul Qadar diketahui sebenarnya merupakan bagian dari sholat malam atau qiyamul lail.
Pelaksanaan Sholat Lailatul Qadar dilakukan pada tengah malam di bulan Ramadan.
Mengenai kapan waktu yang tepat untuk mendirikan sholat Lailatul Qadar, dapat dikerjakan setelah sholat Isya dan sholat tarawih pada malam harinya.
Batas waktu pelaksanaannya sepanjang malam, mulai dari setelah sholat Isya dan tarawih hingga menjelang waktu subuh, atau sekitar pukul 3 pagi.
Berikut ini niat sholat lailatul qadar:
أُصَلَّ سُنَّةٌ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أكْبَرْ
“Ushallî sunnatan fî lailatil qadri rak’âtaini mustaqbilal qiblati lillâhi ta’âlâ. Allâhu Akbar.”
Artinya: “Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala. Allah Maha Besar.”
Untuk tata cara sholat Lailatul Qadar dilakukan seperti mendirikan sholat sunnah pada umumnya, namun terdapat beberapa kekhususan.
Berikut ini tata cara sholat Lailatul Qadar dalam dua rakaat:
Rakaat Pertama:
1. Berdiri Tegak Menghadap Kiblat dengan membaca niat sholat Lailatul Qadar untuk dua rakaat.
2. Takbiratul Ihram: Setelah niat, ucapkan takbiratul ihram untuk memulai sholat.
3. Doa Iftitah: membaca bacaan doa iftitah untuk memulai sholat dengan khusyuk.
4. Membaca Surat Al-Fatihah: Bacalah Surat Al-Fatihah sebagai pembuka sholat.
5. Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali, yang menunjukkan penghormatan terhadap malam yang istimewa.
6. Rukuk lalu iktidal sebagaimana mestinya dalam gerakan sholat. Kemudian sujud pertama, duduk diantara dua sujud, dan sujud kedua.
7. Kemudian berdiri kembali untuk masuk melanjutkan ke rakaat kedua.
Rakaat Kedua:
1. Membaca Surat Al-Fatihah sebagai pembuka rakaat kedua.
2. Selanjutnya membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
3. Kemudian Rukuk lalu iktidal sebagaimana mestinya dalam gerakan sholat.
4. Kemudian sujud pertama, duduk diantara dua sujud, dan sujud kedua.
5. Duduk untuk tasyahud akhir dengan membaca doa tasyahud dengan penuh khudzun.
6. Salam: Akhiri sholat dengan memberikan salam dimulai dari menengok ke kanan dulu, terus ke kiri.
Setelah melaksanakan Sholat Lailatul Qadar, ada yang menganjurkan menutup mata dengan membaca istighfar sebanyak 70 kali.
Berikut bacaan Istighfar yang dibaca;
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
“Astaghfirullaha wa atubu ilayhi”.
Artinya: “Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya”.
Dengan demikian, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan.
Biasanya dikhususkan pada malam-malam ganjil yang memiliki potensi mendapatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar.
Semoga bermanfaat, ^_^.
Editor : Baskoro Septiadi