Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sangat Sederhana, Inilah Makanan dan Minuman yang dikonsumsi Rasulullah saat Berbuka Puasa

Uswatun Khasanah • Minggu, 10 Maret 2024 | 18:21 WIB
Kurma dan air
Kurma dan air

RADARSEMARANG.ID – Berkumandangnya adzan maghrib di bulan Ramadan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh muslim yang berpuasa.

Pasalnya, di saat itulah mereka bisa melakukan buka puasa dengan melepas rasa lapar dan dahaga yang ditahan seharian.

Buka puasa tak perlu muluk-muluk, apalagi dengan menyantap aneka hidangan berlebihan sebagai ajang balas dendam.

Tentunya, hal itu akan berbahaya. Jika kita terlalu kekenyangan, maka akan membuat kita susah bergerak saat melakukan salat Magrib bahkan tidak khusuk.

Rasululullah SAW memberikan contoh kepada umatnya tentang tata cara berbuka puasa, terutama tentang makanan dan minuman yang dikonsumsi beliau.

Baca Juga: Buka Puasa Dianjurkan Makan yang Manis-Manis? Begini Jawaban Versi Hadist dan Medis

Berdasarkan hadist riwayat Imam Tirmidzi nomor 632, disebutkan berikut:

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ 

 قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ قَالَ أَبُو عِيسَى وَرُوِيَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُفْطِرُ فِي الشِّتَاءِ عَلَى تَمَرَاتٍ وَفِي الصَّيْفِ عَلَى الْمَاءِ

Artinya:

Telah menceritakan kepada kami (Muhammad bin Rafi’) telah menceritakan kepada kami (Abdurrazaq) telah menceritakan kepada kami (Ja'far bin Sulaiman) dari (Tsabit) dari (Anas bin Malik) dia berkata, Nabi SAW selalu berbuka dengan kurma basah sebelum shalat, jika beliau tidak mendapatinya, maka (beliau berbuka) dengan kurma kering dan jika tidak mendapatkan kurma kering, beliau berbuka dengan meneguk air.

Abu 'Isa berkata, ini merupakan hadits hasan gharib. Abu 'Isa berkata lagi, diriwayatkan juga bahwa Nabi SAW berbuka pada musim dingin dengan kurma dan pada musim panas dengan air.

Sangat sederhana bukan?

Rasulullah saw. saja berbuka puasa cukup menggunakan ruthab (kurma basah) atau tamr (kurma kering) atau air.

Baca Juga: 30 Tema Kultum dan Ceramah Ramadan yang Menarik dan Cocok Disampaikan Kepada Jamaah Tarawih

Dilihat dari berbagai aspek, kurma atau air merupakan konsumsi ringan yang apabila dikonsumsi bisa membasahi tenggorokan, cukup mengganjal perut, dan tidak membuat lambung kita kekenyangan.

Pilihan berbuka puasa dengan kurma atau air sudah tepat bagi kita yang menjalankan sunah mendahulukan berbuka sebelum Maghrib. Kenapa? Karena waktu yang kita gunakan untuk berbuka tidak terlalu banyak menyita waktu Maghrib.

Selain itu, rasa manis pada kurma akan mudah diserap dan diproses liver kita dengan cepat. Kemudian, liver akan mengirim zat yang dihasilkannya ke seluruh tubuh.

Adapun air, secara alamiah berperan sebagai pembersih usus kita.

Nah, sebagai muslim beriman yang berusaha meneladani Rasulullah saw, akan lebih baik bagi kita mengikuti sunah-sunah yang beliau ajarkan kepada umatnya. Tentunya, kita juga mesti bijak dalam mengaplikasikan sunah Rasulullah saw dengan melihat berbagai aspek, termasuk mengetahui tekstual dan kontekstualnya.

Editor : Baskoro Septiadi
#kurma buka puasa #puasa ramadan #berbuka puasa #buka puasa