Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Terduga Teroris yang Ditangkap di Boyolali Ternyata Terkait Bom Polsek Astana Anyar

Agus AP
Penulis: Agus AP❯
Lokasi kawasan Desa Cemani yang dipantau Densus 88 Antiteror.
Lokasi kawasan Desa Cemani yang dipantau Densus 88 Antiteror.

RADARSEMARANG.ID – Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris terkait kasus bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, 7 Desember 2022.


Advertisement

Bom Polsek Astana Anyar itu dilakukan oleh mantan napi kasus terorisme berinisial AM. Akibat aksi tersebut, seorang polisi bernama Aiptu Soyfan gugur. Pelaku juga tewas di lokasi kejadian.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, dua terduga teroris itu ditangkap pada Selasa (1/8) di Boyolali, Jawa Tengah.

Keduanya berinisial S dan T. ”Sekarang kedua pelaku masih diperiksa,” paparnya kemarin (3/8).

Advertisement

Peran dua terduga teroris itu cukup signifikan. Mereka diduga terlibat dalam pembuatan bom yang digunakan untuk bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar.

”Ikut menyiapkan bom yang digunakan AM,” ujarnya. Kedua terduga teroris diduga terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Pengamat terorisme Al Chaidar menyebut bom Astana Anyar itu melibatkan jaringan JAD yang sangat luas.

Advertisement

”Ada 21 tersangka dari JAD. Jaringannya berbeda-beda,” ucapnya.

Dari 21 tersangka, lanjutnya, hingga kini baru tertangkap 16 orang. Kebanyakan anggota JAD sulit dideteksi karena tak lagi menggunakan handphone.

Karena itu, potensi untuk melakukan aksi teror masih ada. (idr/c18/oni)

Advertisement
Editor : Agus AP
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer