alexametrics

Sengketa Lahan Karangjangkang Berakhir Damai, 34 Warga Terima Tali Asih

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SemarangSengketa lahan kampung Karangjangkang, Kelurahan Ngemplak Simongan, berakhir damai. Kesepakatan ini dipilih warga usai melakukan mediasi dengan Satpol PP Kota Semarang, dan kuasa hukum pemilik lahan yang sah.

Hasil mediasi, warga mau menerima tali asih dari pemilik lahan sebesar Rp 40 juta. Selain itu warga juga diberikan jangka waktu tiga minggu untuk melakukan pembongkoran sendiri.

“Warga sudah sepakat untuk tidak ada lagi keributan, mau menerima tali asih sebesar Rp 40 juta dan melakukan pembongkaran sendiri agar barang-barang yang bisa diselamatkan bisa digunakan lagi,” kata Triyono selaku perwakilan warga Karangjangkang ketika ditemui di Kantor Satpol PP Kota Semarang, Senin (20/9/2021).

Pria yang juga sesepuh kampung ini menjelaskan, ada 34 orang yang menerima tali asih. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kuasa Hukum Putut Sutopo, Rizal Thamrin, Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto dan perwakilan warga lainnya.

“Setelah terima tali asih ini mereka akan pindah rumah sesuai rencana masing-masing. Saya sendiri belum bisa mikir mau pindah mana,” ujarnya.

Karena sudah ada perjanjian hitam di atas putih, warga menyanggupi akan melakukan pembongkaran sendiri. Jika memang sesuai tenggang waktu yang diberikan warga belum membongkar bangunannya, maka menjadi risiko warga jika rumahnya dibongkar menggunakan alat berat.”Karena sudah ada kesepakatan,” tegasnya.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, melalui mediasi pemberian tali asih ini, pihaknya ingin membuktikan bahwa Satpol PP bisa bersinergi secara baik dengan warga, dan bisa menghindari potensi bentrokan terkait penegakan perda.

“Kemarin kita sudah berkomunikasi dengan warga, dan berhasil. Semua tali asih diberikan pemilik lahan, warga minta waktu tiga minggu dibongkar sendiri,” tambahnya.

Fajar mengaku tetap akan mengirimkan petugas Satpol PP untuk memberikan pendampingan dan membantu pembongkaran yang dilakukan warga.

“Kita akan kirimkan 10 petugas Satpol PP setiap harinya untuk membantu. Nah, kalau sudah tiga minggu harus sudah beres,” tegasnya.

Kuasa Hukum Putut Sutopo pemilik sah lahan Karangjangkang, Rizal Thamrin mengatakan, 34 warga pemilik rumah menerima tali asih dengan nominal yang sama. Penyelesaian dengan pemberian tali asih ini diberikan kepada warga sebagai langkah penyelesaian sengketa, apalagi warga tidak memiliki landasan hukum yang sah.

“Ini sudah klir semua, masing-masing mereka menerima tali asih Rp 40 juta,” pungkasnya. (den/mg20/mg13/zal)

 

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya