alexametrics


Pemilik Lahan Desak Pembayaran Ganti Rugi Jalan Tol Semarang-Demak

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Proses pembebasan lahan proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak masih belum rampung. Padahal pembangunan sudah mulai dijalankan dan sudah ditinjau langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Khususnya lahan tambak milik warga Semarang di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Terboyo Kulon, Terboyo Wetan dan Trimulyo yang terletak di Kelurahan Terboyo Kulon dan Trimulyo.

Kuasa hukum warga terdampak Jalan Tol Semarang-Demak, Agus Wijayanto meminta dan mendesak panitia pembebasan tanah (P2T) dan Gubernur Jateng, untuk segera menyelesaikan pembebasan lahan berupa tambak milik warga tersebut. “Jangan sampai lahan warga ini terkatung-katung. Apalagi pembangunan sudah berjalan, namun warga belum menerima ganti rugi,” ucapnya, Rabu (16/6/2021).

Ia menjelaskan, total keseluruhan ada 60 hektare lahan berupa tambak milik delapan warga di tiga kelurahan tersebut yang sampai sekarang belum jelas ganti ruginya. Lahan tambak milik warga tersebut dapat dibuktikan kepemilikannya dari Setifikat Hak Milik (SHM) atau Letter C yang dimiliki. Adapun lahan tambak warga merupakan lahan produktif, masih dikelola hingga sekarang. “Lahan tambak klien kami bukan tambak yang fisiknya musnah. Lahan tambak itu masih dikelola untuk budidaya ikan bandeng atau kerang. Artinya masih menghasilkan secara ekonomi,” jelasnya.

Mewakili para warga, Agus meminta panitia pembebasan lahan tol Semarang-Demak atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk segera membayarkan hak warga. Dalam menentukan nilai penggantian lahan, Agus meminta disesuaikan dengan harga pasaran yang melibatkan appraisal. “Kami telah menyerahkan bukti-bukti kepemilikan lahan warga ke BPN sebagai dasar pembayaran. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi,” tandasnya. (ifa/ida)

Terbaru

Fadia Baca Semua Aduan Warga

Tempat Ibadah Harus Taat Prokes

Populer

Lainnya