alexametrics

Jalan Pantura Diperbaiki, Mangkang Macet Panjang

Rekomendasi

Hujan Dua Jam, Kantor Gubernuran Terendam

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Banjir di Kota Semarang tak hanya merendam jalan protokol dan permukiman warga. Tapi juga menggenangi kompleks...

Banjir, Ojek Tol Kaligawe – Pelabuhan Rp 75 Ribu

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Banjir di Kaligawe dimanfaatkan untuk mengais rejeki oleh sejumlah masyarakat dengan cara menarik ojek. Tarif penumpang...

Waspada Lur! Semarang Masih Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 25 Februari besok. Kepala BMKG...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kerusakan jalan di jalur pantai utara Jawa wilayah Kota Semarang akibat banjir diperbaiki. Lubang-lubang yang menganga mulai ditambal dengan aspal baru.

Sayang, perbaikan di Jalan Raya Mangkang menimbulkan kemacetan panjang lebih dari 1 kilometer. Perbaikan dilakukan saat jam sibuk kerja. Sejumlah pengguna jalan pun mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka harus berjibaku dengan kemacetan panjang dan berhadapan dengan truk-truk besar. “Satu jam nyaris kejebak macet,” kata seorang pengguna jalan Harjanto dengan nada kesal.

Kemacetan mulai terasa di depan kampus Universitas Terbuka Semarang. Bus, truk dan kendaraan besar berjalan pelan. Ini membuat kemacetan parah. Sampai di depan kantor Pengadilan Negeri Semarang, perbaikan jalan mulai dikerjakan. Praktis, jalan arah Semarang hanya bisa menggunakan satu lajur. Kondisi itu berlangsung sampai depan pintu masuk Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) yang kerusakan jalannya paling parah. “Rusaknya parah, mulai dikeruk jalannya jadi hanya satu lajur. Itu yang membuat semakin macet,” katanya.

Dengan sepeda motor kesayanganya, ia berusaha zigzag menerabas kemacetan. Tapi tetap saja, usahanya tidak banyak membuahkan hasil. “Terpaksa menerobos keluar jalan, tapi masalahnya masih becek banyak genangan air,” ujarnya.

Ia tidak mempersoalkan dengan perbaikan jalan yang rusak. Tapi harusnya, perbaikan juga memperhatikan kebutuhan masyarakat yang menggunakan jalan. Misalnya perbaikan bisa dilakukan saat aktivitas masyarakat sepi atau saat malam hari.

Pengguna jalan lain, Dimas Galih merasakan hal sama. Saat berangkat kerja, seringkali terjebak macet di kawasan Mangkang sampai KIW Semarang. Jalan banyak berlubang membuatnya takut di jalan. “Harus ekstra hati-hati dan waspada. Kencang dikit, kena lubang bisa jatuh,” akunya.

Jalanan berlubang juga ada di jalur pantura lainnya, Jalan Raya Kaligawe. Banjir yang merendam kawasan ini membuat banyak aspal jalan mengelupas. Jumat (19/2/2021), sejumlah ruas jalan yang sudah tidak tergenang air mulai diperbaiki. (fth/ton)

Terbaru

BRI Kembali Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya!

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA – Pada pertengahan Februari lalu Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga BI 7 Day Reverse Repo Rate sebesar...

Lainnya

Khawatir Digusur, Warga Karangjangkang Minta Perlindungan Wali Kota

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tak dapat menunjukkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), warga Karangjangkang, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, mendapat...

Kalau Hujan Deras, Warga Perumahan Bukit Manyaran Permai Waswas dan Tak Bisa Tidur

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga Perumahan Bukit Manyaran Permai (BMP) Kelurahan Sadeng, Gunungpati, resah. Sebab, hingga kemarin, bencana longsor di...

Serahkan Kursi Roda ke Paguyuban Peduli Disabilitas, Hendi Ceritakan Pengalaman Retak Tulang Kaki

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) pada Desember 2020 lalu hingga Januari 2021 harus beraktivitas dengan...

Hendi Kaget Jumlah Pompa Berkurang, Ternyata Ini Penyebabnya

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Banjir di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, menjadi perhatian khusus Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi). Sehari...

Polsek Tanjung Emas Didatangi Pria Misterius Bersenjata Tajam

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang pria misterius diamankan anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) Semarang. Pria diketahui bernama Yamani,...

Rem Blong, Truk Pasir Seruduk Tiga Kendaraan

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG, Radar Semarang-Kecelakaan lalulintas melibatkan truk pengangkut pasir, dua mobil pribadi dan sepeda motor terjadi di turunan jalan...

Kenalkan Jati Diri dan Budaya Sendiri

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Ratusan mahasiswa Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berebut gunungan sayur dan buah. Hal...

Pelototi Napi Asimilasi lewat Aplikasi

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Badan Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang melakukan pengawasan dan pembimbingan jarak jauh terhadap klien narapidana yang...

Menarik

Hendi-Ita Menang Telak di Semua Kecamatan, Hanya Banyumanik yang Suaranya Dibawah 90 Persen

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadar Lusman mengatakan, Hendi-Ita meraup angka 90 persen hampir di semua...

Pastikan Target Laba dan Pelanggan PDAM Tercapai

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Panguripan Kendal memastikan target penambahan 5.000 pelanggan dan laba hingga...

Pondasi Terkikis, Jembatan Wonodadi-Pesalakan Ambrol

RADARSEMARANG.ID, Batang - Jembatan utama penghubung Desa Wonodadi dengan Pasalakan, Kecamatan Bandar putus. Debit air yang cukup tinggi tersebut,...

Sukirman Dukung Penerapan TTG

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Kemajuan teknologi harus disikapi dengan bijak agar pelayanan di Jateng semakin maksimal. Karena itu, pemanfaatan teknologi di Jateng...

Jukir Nekat, Tarik Parkir Rp 70 Ribu

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - Empat juru parkir (jukir) Gedung Lawang Sewu ini betul-betul nekat. Mereka menarik parkir pengunjung objek wisata...

Populer

Sembilan PTS di Jateng Direkomendasi Ditutup, Ini Penyebabnya

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sembilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jateng direkomendasikan ditutup. Selain itu, sebagian lagi ada yang dimerger...

64 Warga Siap menjadi Penduduk Produktif

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Sebanyak 64 warga Kota Pekalongan disiapkan pemerintah setempat menjadi penduduk yang produktif. Mereka mengikuti pelatihan kerja...

Masa Percobaan Selesai, Pria Ini Kembali Berulah Rusak Pot Bunga

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Indra W, 45, warga Kota Makassar kembali bikin ulah. Akhir Desember 2020, ia dinyatakan bersalah telah merusak...

Relaksasi Iuran Bantu Perusahaan Pulihkan Ekonomi

RADARSEMARANG.ID, Semarang - BPJamsostek telah memberikan keringanan sebesar Rp 3,922 triliun. Program relaksasi iuran yang bergulir sejak Agustus 2020...

Dokter Aziz Ajak Legislatif Bermitra dengan Eksekutif

RADARSEMARANG.ID, Magelang - Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz menyampaikan pidato pertamanya di depan anggota dewan. Ia mengharapkan...