alexametrics

ASN Jalani WFH, Jika Sulit Koordinasi TPP Bakal Dipotong

Rekomendasi

Warga Tuntut Pengembang Perumahan Tanggung Jawab

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Keberadaan proyek perumahan oleh PT Segara Gading, di RT 7/3 Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, membuat resah...

Batal Divaksin Pertama, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi batal mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pada tahap awal yang telah dimulai...

Ditinggal Patroli, Rumah Anggota Koramil Longsor

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Rumah anggota Koramil 03/Semarang Utara, Peltu Aris Sulistyo mengalami longsor. Lokasinya di Jalan Jomblang Perbalan, RT 07...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Semarang dimulai kemarin (11/1/2021). Hampir semua instansi pemerintahan di Pemkot Semarang membatasi jumlah pegawai yang masuk. Sebanyak 50 persen aparatur sipil Negara (ASN) diperbolehkan bekerja dari rumah alias work for home (WFH). Meski demikian, mereka tetap harus disiplin, dan handphone selalu aktif. Jika sulit diajak koordinasi, tambahan penghasilan pegawai (TPP) terancam dipotong.

Di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, untuk pelayanan masyarakat masih tetap berjalan seperti biasa. Begitu juga yang terlihat di Kelurahan Randugarut, Kecamatan Tugu, dan Wonosari Kecamatan Ngaliyan. Sejumlah warga yang mengurus dokumen kependudukan dan surat-menyurat tetap datang ke kantor kelurahan. Hanya saja, semua harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Iya Mas berlaku mulai Senin (11/1/2021) ini sudah ada keputusan untuk PPKM serasa PSBB,” kata Sekretaris Kelurahan Mangkang Wetan Ahsan kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menambahkan, berdasarkan surat edaran Sekda Kota Semarang, pemberlakuan WFH sebanyak 50 persen. Sementara untuk 50 persen lainnya tetap berangkat dan bekerja di kantor kelurahan. Untuk teknisnya diatur secara bergantian agar pelayanan masyarakat tetap berjalan. “Pelayanan tetap berjalan, untuk administratif tidak akan berpengaruh,” ujarnya.

Hanya saja, untuk jam pelayanan kantor kelurahan lebih singkat, yakni Senin-Kamis pukul 08.00-14.00, dan Jumat pukul 08.00-11.00. Meski begitu,  tidak sampai mengganggu pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan, meski separo pegawai WFH, tapi tetap harus disiplin dan selalu stand by dengan handphone selalu aktif. “Jika ada sesuatu dan tidak bisa dihubungi untuk koordinasi, maka dinyatakan absen, tidak bekerja. Tentu berpengaruh pada hak-haknya, termasuk tunjangan TPP,” katanya.

Pemberlakuan PPKM juga tampak di kantor Kecamatan Semarang Utara. Sama dengan di Kelurahan Mangkang Wetan, pelayanan masyarakat di kantor ini juga tidak terganggu. Masyarakat tetap bisa mengurus dan mendapatkan pelayanan dengan maksimal. “Pelayanan tetap, Mas, tentu saja harus mengikuti protokol kesehatan,” ujar Camat Semarang Utara Aniceto Magno da Silva. (fth/aro/bas)

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Saling Berbagi Bersama Anak

RADARSEMARANG.ID - Begitu divonis positif Covid-19, saya langsung memutuskan isolasi mandiri. Berarti dua kali saya menjalaninya. Yang pertama, 28 Maret...

Lainnya

Rusak Parah, Seperti Ini Kondisi Jembatan Bendosari Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jembatan Bendosari yang menghubungkan antara Kelurahan Sadeng dengan Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati Semarang rusak karena diterjang...

Warga Tuntut Pengembang Perumahan Tanggung Jawab

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Keberadaan proyek perumahan oleh PT Segara Gading, di RT 7/3 Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, membuat resah...

Langgar Jam Operasional, Panti Pijat Disegel

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ancaman Satpol PP Kota Semarang untuk menutup dan menyegel tempat hiburan yang melanggar aturan pemberlakukan pembatasan...

Musim Ubur-Ubur, Nelayan Enggan Melaut

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ratusan nelayan Tambaklorok, akhir-akhir ini enggan melaut. Selain faktor cuaca juga karena banyak ubur-ubur. “Banyak ubur-ubur yang...

Ekplore Kreativitas Ciptakan Pattern Hijab

RADARSEMRANG.ID, SEMARANG—Puluhan wanita muslimah yang tergabung dalam komunitas hijab Kota Semarang, mendapat pelatihan dan motivasi untuk menuangkan kreativitasnya oleh...

Pasar Sentiling Ramaikan Festival Kota Lama

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Pasar Sentiling menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung Festival Kota Lama, Jumat malam (13/9) kemarin. Mulai terlaksana sejak tahun...

Dipangkas Rp 180 M, Anggaran DPU Tersisa Rp 125 M

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Akibat pandemi Covid-19, anggaran semua dinas di Pemkot Semarang dipangkas. Termasuk anggaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU)....

Percaya Diri, Modal Awal Menulis Artikel

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG.ID-Modal awal dalam menulis artikel ilmiah populer itu harus percaya diri dan optimistis dulu. Sebab, bila di awal...

Ngopi Jurnalistik, 1,5 Jam Bareng Wali Kota

 RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Sudah kesekian kali Jawa Pos Radar Semarang mengadakan Ngopi Jurnalistik. Menjadi kegiatan rutin selama kepemimpinan Direktur...

Pulihkan Perekonomian, Hendi Persilakan Masyarakat Beraktivitas

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendorong para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku usaha untuk bangkit....

Avanza Masih Jadi Market Leader

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Persaingan di pasar Low Multi Purpose Vehicle (MPV) di Jateng cukup sengit. Beberapa pabrikan otomotif pun berlomba-lomba untuk...

Tanjung Mas Dikepung Rob, Ketinggian Bisa Sampai 50 Sentimeter

RADARSEMARANG.ID, Semarang  - Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) di wilayah RT 5 RW XV Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang...

Menarik

Ratusan Penari Ratoh Jaroe Ikut Audisi

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Ratusan penari Ratoh Jaroe dari berbagai sekolah menengah atas (SMA) dan perguruan tinggi (PT) se-Jateng-DIJ memadati Taman Indonesia...

Siswa Dipantau mulai Masuk Kelas hingga Pulang Rumah

RADARSEMARANG.ID, Kendal - SMA Negeri 1 Kendal (Smanik) mulai melakukan simulasi pembelajaran di kelas. Smanik menjadi salah satu dari...

Alokasi Vaksin Tahap Pertama Hanya 1.194

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Alokasi vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Pekalongan pada tahap pertama hanya 1.194. Sesuai prioritas, vaksinasi pertama akan...

Penjaga Malam Meninggal di Lorong Kos

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga di Jalan Pusponjolo Barat Raya, Kelurahan Bojongsalaman, Semarang Barat digegerkan adanya orang meninggal di lorong...

Strategi TDB sebagai Solusi Pembelajaran PAI di Tengah Pandemi

RADARSEMARANG.ID, IDEALNYA pembelajaran online perlu didukung smartphone dan akses internet yang baik dan memadai. Namun, setiap siswa tentu memiliki...

Populer

Kelezatan Pecel Keong Mbak Toen Tersiar hingga Malaysia

RADARSEMARANG.ID – Berbicara tentang nasi pecel, mungkin sudah biasa di telinga kita. Tetapi apa jadinya jika nasi pecel yang...
%d blogger menyukai ini: