alexametrics

Kado Terindah Hendi-Ita sebelum Cuti

Terima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020

Menarik

Tujuh Bioskop Ajukan Izin Beroperasi

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tujuh bioskop di Kota Semarang mengajukan rekomendasi agar bisa beropersional kembali. Yakni XXI The Premiere di...

Santri Aset Tak Ternilai Bagi Kemajuan Bangsa

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Memperingati Hari Santri Nasional tingkat Kota Semarang, Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Tavip Supriyanto mengapresiasi seluruh...

Serap Aspirasi, Hendi Nyamar Jadi Driver Ojol

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Cara unik dilakukan calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk menyerap aspirasi masyarakat. Menyamar sebagai driver...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sehari sebelum cuti untuk mengikuti tahapan Pilwalkot Semarang 2020, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mendapatkan kado terindah dari Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (25/9/2020) kemarin. Keduanya menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2020 atas prestasi dan inovasi yang dilakukan dalam setahun terakhir.

Piala berbentuk pena warna emas dan bintang itu diserahkan oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi kepada pasangan Hendi-Ita ini secara terpisah. Ikut mendampingi General Manager Iskandar, Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto, serta jajaran manajemen.

Hendi mendapatkan penghargaan kategori ‘Penggagas dan Penggerak Program Tilik Kampung’. Sementara Ita menerima penghargaan sebagai ‘Penggerak Urban Farming di Kota Semarang’. Penyerahan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang kali ini dikemas beda, menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Tim Jawa Pos Radar Semarang datang langsung ke penerima penghargaan. Ini tentu berbeda dengan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang tahun-tahun sebelumnya yang digelar meriah di hotel berbintang.

Baehaqi menyerahkan apresiasi tertinggi kepada Hendi di Gedung Moch Ichsan lantai 8. Di tempat itu, dipasang backdrop layaknya di acara awarding tahun lalu. Meski digelar sederhana, penyerahan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang tetap penuh makna. Penyerahan penghargaan juga dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Semua mengenakan masker dan cuci tangan dengan hand sanitizer.

“Terobosan dan inovasi Pak Hendi sudah kita lihat dalam setahun terakhir. Pak Hendi adalah wali kota yang luar biasa, belakangan ini saat pandemi malah gencar tilik kampung menggerakkan masyarakat, membantu korban Covid-19,” kata Baehaqi.

Hebatnya, kata Baehaqi, dalam sehari Hendi bisa blusukan 9 hingga 10 tempat. Tentu ini membutuhkan energi yang besar dan menyita banyak waktu. “Dan di setiap tempat yang dikunjungi, Pak Hendi selalu disambut antusias warga. Ini menjadi bukti Pak Hendi sangat dicintai warganya,” pujinya.

Pria yang juga Direktur Jawa Pos Radar Kudus ini menilai, kemajuan Kota Semarang kian pesat. Bahkan, menurutnya, ke depan bisa mengalahkan Surabaya, Bandung, Makassar dan kota besar lainnya. Apalagi di bawah komando Hendi, saat ini sedang dibangun tempat wisata terbesar di Asia Tenggara.
“Pembangunan tol jika sudah jadi, maka porosnya Jawa adalah Jawa Tengah yakni Kota Semarang. Pak Hendi dengan program memajukan Semarang mulai dari kampung dan menggali potensinya sangat luar biasa,” tuturnya.

Wali Kota Hendrar Prihadi mengaku tersanjung saat menerima penghargaan dari Jawa Pos Radar Semarang. Apalagi penghargaan diterima sehari sebelum cuti.

“Ini kado terindah, bukan untuk saya saja. Tapi warga Kota Semarang juga. Kota Semarang bisa seperti ini karena dukungan warga, terutama dalam menciptakan fundamental pembangunan, yakni kondusifitas,” jelas pria yang akrab disapa Hendi ini.

Dikatakan, empat tahun lebih memimpin Kota Semarang, ia mencoba untuk terus membangkitkan rasa cinta masyarakat terhadap kotanya sendiri. Termasuk melakukan diskusi dengan berbagai pihak dengan mengambil progam bergerak bersama.
“Dulu setiap diskusi yang jadi perdebatan, ayam dulu atau telur dulu. Kalau nggak ada program ya nggak akan tuntas, dan tidak akan jalan,” katanya.

Dari situlah, Hendi megajak Pemkot Semarang berbenah, masyarakat pun harus menyadari mereka tinggal di Semarang, dari kerja, sekolah, menghirup nafas di Semarang. Kecintaan terhadap kota ini pun tidak boleh setengah-setengah.

“Untuk PNS misalnya, nggak boleh kerja setengah kopling. Pelan-pelan kita perbaiki melalui revolusi mental, akhirnya PNS bisa bekerja happy namun sesuai dengan ketentuan, bisa mencurahkan skill dan ilmunya untuk pembangunan, sehingga masyarakat lebih nyaman,”jelasnya.

Dengan gencarnya pembangunan serta banyaknya kemajuan di Semarang, Hendi ingin masyarakat semakin bangga dengan kotanya. Ia bercerita, dulu setiap orang ditanya asalnya, banyak yang malu menyebut asal Kota Semarang. “Banyak yang mengaku dari Solo atau lainnya,” ujarnya.

Tapi, saat ini, orang Semarang di luar kota, sudah tidak malu lagi menyebut asalnya dari Kota Semarang. “Ini pertanda, apa yang kita lakukan, masyarakat dan Jawa Pos Radar Semarang lakukan dalam progress positif,” ucapnya.

Dengan kebanggaan terhadap Kota Semarang, dan pembangunan infastruktur yang ada, menurut dia, warga akan menjadi militan, di mana mereka akan taat pajak, membayar PBB dengan sukarela, dikarenakan muaranya dari pendapatan daerah ini akan dialokasikan ke pembangunan.

“Saya rasa, Jawa Pos Radar Semarang ini programnya keren-keren. Bisa membantu profil Kota Semarang dari pemberitaan sebagaimana mestinya, bahkan menggerakkan masyarakat untuk bergotong-royong. Saya harap empat tahun ke depan bisa berkolaborasi lagi,” harapnya.

Setelah memberikan penghargaan kepada Hendi, Jawa Pos Radar Semarang juga langsung memberikan penghargaan kepada Hevearita Gunaryanti Rahayu di kantornya. Mbak Ita –begitu ia disapa—dinilai sukses menggerakkan warga Kota Semarang melakukan urban farming (pertanian perkoataan) dengan memanfaatkan lahan terbatas, untuk mewujudkan ketahanan pangan serta penguatan ekonomi.

“Bu Ita ini hebat, beliau di berbagai kesempatan turun langsung ke kampung dan membuktikan kecintaannya terhadap tanaman konsumsi. Ini tidak banyak di kota besar, namun beliau bisa mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk menaman sayuran atau tanaman yang produktif,” kata Baehaqi.

Setelah mendapatkan penghargaan, Ita mengaku sangat terkesan, apalagi penghargaan ini diberikan sehari sebelum cuti. “Ini saya surprise banget, sebelumnya Jawa Pos Radar Semarang membantu pemberitaan yang luar biasa, dan ini saya malah mendapatkan penghargaan,” ucap Ita.

Ia menjelaskan, program urban farming yang dikampanyekan berasal dari inisiatifnya sendiri. Bahkan belum lama ini, Ita me-launching program Sekolah Berkebun Hebat, yang juga bisa dilihat masyarakat melalui website. “Alhamdulillah ternyata banyak yang antusias, dengan banyaknya petani perkotaan baru harapannya mereka sendiri bisa mendapatkan manfaatnya,” tuturnya.

Dalam website tersebut, lanjut Ita, mengajarkan bagaimana berkebun tanaman sayur dan buah yang biasa dikonsumsi sehari-hari lewat tutorial. Selain itu, juga sebagai cara mengedukasi masyarakat yang ingin belajar urban farming secara langsung dengan pakar-pakar tanaman.

“Masyarakat bisa ikut pelatihan dengan cara mendaftar di website, gratis tanpa biaya, antusiasmenya sangat tinggi. Bahkan jadwal sampai Desember sudah penuh,” katanya bangga.

Dengan penghargaan yang diterima, Ita mengaku lebih termotivasi untuk terus menggencarkan urban farming di Kota Semarang. Tujuannya, agar bisa tercipta kedaulatan pangan yang awalnya dari keluarga. “Nah ini bisa menjadi pondasi kita bisa mandiri, jika dalam satu keluarga melakukan dan menular ke warga lain di Kota Semarang, saya yakin ketahanan pangan bakal tercapai,” ujarnya. (den/aro/bas)

Terbaru

Tantang Kreativitas Pelajar lewat Kompetisi Video Belajar

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak seluruh pelajar di 682 SMK mitra binaan untuk berkreasi membuat konten video yang menarik...

Perkuat Penjualan, Citra Grand Gandeng IKEA

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Perumahan premium, Citra Grand Semarang kini menggandeng IKEA untuk mendongkrak penjualan. Furniture kenamaan tersebut dipilih sebagai jawaban model hunian berkelas. Marketing Manager Citra...

Sekolah Vokasi Undip Genjot SDM melalui Pusat Pelatihan Otomasi Industri

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Masih rendahnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil, dalam menguasai teknologi otomasi industri, khususnya aplikasi praktis Programmable Logic Controller (PLC),...

Priska Lydia S Pulungan, Raga di Taiwan, Hati di Salatiga

RADARSEMARANG.ID, Dosen UKSW Priska Lydia S Pulungan MM PhD (Cand) masih dalam tahap penulisan disertasi di jurusan Educational Leadership and Management Development (ELMD), National...

Melakukan Edukasi hingga Rescue Satwa Liar

RADARSEMARANG.ID, Satwa reptil masih dinilai menakutkan bagi sebagian kalangan. Reptil bak satwa aneh. Tidak lazim dipelihara. Stigma semacam ini pun menjadi pelecut Komunitas Satwa...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Usir Bosan ke Toko Buku

RADARSEMRANG.ID, Banyak hal yang bisa dilakukan ketika mood seseorang sedang tidak stabil. Misalnya, dengan makan coklat, olahraga hingga traveling. Salah satu dara muda yang...

Random

Anggota DPRD Kerahkan Massa Usir Penghuni Rumah

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Anggota DPRD Kota Semarang, Dibyo Sutiman, akui mengerahkan sejumlah orang untuk melakukan pengosongan rumah yang ditempati pasangan suami-istri, Suryadarman, yang ada di Jalan...

Masih Ada Grudag-Grudug Massa, Ganjar Warning KPU

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo khawatir muncul klaster baru dalam tahapan ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak. Ganjar memperingatkan Komisi Pemilihan...

Belajar Matematika Asyik dengan Metode Likan

RADARSEMARANG.ID, Selama ini, matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang dianggap sulit bagi peserta didik. Padahal sebenarnya matematika adalah mata pelajaran yang paling mengasyikkan dan...

Perbaiki Layanan, PDAM Tambah Sumur, Bak Penampungan dan Tekan Kebocoran

RADARSEMARANG.ID, KENDAL - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Panguripan Kendal terus berbenah guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya. Salah satunya dengan menambah sumur, bak...

Flyover Ganefo Mranggen Dikerjakan Padat Karya

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pengerjaan proyek flyover Ganefo Mranggen, Kabupaten Demak akan melibatkan masyarakat dengan sistem padat karya. Proyek senilai Rp 109 miliar ini akan...

Lainnya