Korsleting Listrik, Enam Lapak PKL Ludes

176
Enam lapak PKL di Jalan Kolonel Sugiyono, Semarang Tengah ludes terbakar. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Enam lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kolonel Sugiyono, Kelurahan Pandansari, Semarang Selatan ludes terbakar, Selasa (15/9/2020) sekitar pukul 08.00. Munculnya api diduga berasal dari korsleting listrik.

Saksi mata Paimo mengaku, saat kejadian, dirinya sedang tidur pulas di kios tambal ban miliknya di deretan lapak yang terbakar. Tiba-tiba listrik padam. Ia  pun terbangun, lalu keluar kios mengecek lampu di kios lainnya, ternyata tidak padam.

“Saya lalu masuk ke dalam kios, mencabut stop kontak. Saat itu, ada warga melihat kepulan asap hitam di depan kios angkringan,” ungkap warga Kauman ini di lokasi kejadian, Selasa (15/9/2020).

Kencangnya angin membuat api cepat membesar. Merembet ke lapak-lapak di samping kanan kirinya. Warga sekitar yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya tidak berhasil dan akhirnya menghanguskan enam lapak.

Ya mungkin korsleting listrik, dari dekat pohon palem. Saya pas jualan, langsung menyelamatkan barang-barang,” kata Supri, warga Dadapsari, Semarang Utara.

Lapak PKL tersebut berpetak-petak dengan ukuran sekitar tiga meter kali empat meter, berada di samping eks Hotel Dibya Puri, Semarang. Sedangkan semua barang yang berada di dalam lapak telah hangus menjadi arang. Enam lapak PKL yang terbakar adalah kios tambal ban, suvernir, angkringan, serta kios sandal dan sepatu.

“Dua angkringan milik saya. Saat datang ke sini, api sudah besar,” kata Mahmud, warga Bandarharjo, Semarang Utara.

Ketua Paguyuban Lapak setempat ini mengaku, tidak adanya suara ledakan atau sebagainya saat awal munculnya api. Sedangkan munculnya api diduga akibat korsleting listrik, yang berada di sekeliling lapak. “Dari dekat cop-copan (tancapan) listrik, yang kios sandal. Kalau dari kompor sepertinya tidak, karena kompor di luar,” katanya.

Pihaknya menempati lapak tersebut pasca kebakaran Pasar Johar. Diakui, lapaknya di Pasar Johar juga ikut terbakar. “Saya gak mau mengingat lagi. Ini belum tahu, masih nyari modal lagi. Sementara betulkan ini dulu,” ujarnya.

Kobaran api berhasil dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku selama kurang lebih 1 jam. Petugas Polsek Semarang Tengah dan Unit Inafis Polrestabes Semarang yang mendapat laporan tiba di lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). (mha/aro/bas)