alexametrics
25.2 C
Semarang
Kamis, 1 Oktober 2020

Rumah Makan Diimbau Tak Sajikan Prasmanan

Harus Dibaca

Enam Desainer Adu Kreasi di Kota Lama

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Enam desainer kondang Kota Semarang adu kreasi melalui fashion show virtual. Digelar di kawasan Kota Lama....

SPAM Semarang Barat 50 Persen, Pudakpayung Persiapan Lelang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat mencapai 50 persen. Saat ini tahap pemasangan jalur...

Tavip: Penyaluran Bantuan Pemkot Semarang Transparan

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang bersikap transparan dalam...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengimbau pemilik rumah makan tidak menyediakan makanan dalam bentuk prasmanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kembali terulangnya klaster rumah makan seperti yang terjadi di Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat Jalan Ariloka, Krobokan, Semarang Barat.

“Klaster baru ini cukup mengejutkan, namun ini juga bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk tetap patuh dan menerapkan protokol kesehatan,” kata Wawali yang akrab disapa Mbak Ita ini.

Menurut Ita, pelaku usaha wajib menerapkan protokol kesejahatan. Misalnya, memakai masker dan memberikan jarak antar pengunjung warung. Selain itu, ia juga mengimbau agar tidak menyajikan makanan dalam bentuk prasmanan.

“Karena risikonya tinggi, penularan paling bahaya adalah droplet. Di sini pelaku usaha harus hati-hati dalam memberikan pelayanan. Prasmanan misalnya, kita nggak tahu orang yang beli itu membawa risiko atau tidak,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, setelah dilakukan pelacakan belum ada lagi kasus positif baru dari Klaster Bu Fat. Sampai saat ini jumlahnya masih 20 orang. Dinkes pun sulit mengidentifikasi sumber virus berasal dari siapa.

“Indikasinya dari pengunjung luar kota. Untuk itu, kami imbau pengujung yang dua pekan terakhir ke Bu Fat bisa memeriksakan diri,” pintanya.

Disinggung terkait risiko penyebaran di tempat hiburan ataupun tempat wisata, Ita mengungkapkan jika usaha pariwisata ini malah lebih tertata protokol kesehatannya, apalagi tempat hiburan dan tempat wisata sebelum buka harus mendapatkan rekomendasi dari dinas terkait.”Warung kecil ini terlewat, jadi mulai kita perintahkan langkah antisipasi,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M Abdul Hakam juga melakukan langkah antisipasi agar tidak bertambah klaster baru. Termasuk jelasnya Pilwalkot 2020.”Nanti saat hari H, kita terjunkan petugas untuk memantau tempat pemungutan suara (TPS), 37 puskesmas juga akan dilibatkan,”paparnya.

Hakam mewanti-wanti agar petugas yang ada di TPS benar-benar steril.  Petugas TPS pun idealnya harus menjalani swab test atau rapid test.

Selain itu, warga yang datang harus diatur, jangan sampai bergerombol. Bahan yang digunakan pun tidak boleh bergantian.”Kita awasi agar protokol kesehatan berjalan ketat. Disediakan tempat cuci tangan, pakai masker dan tidak ada barang yang digunakan bergantian,”katanya.

Saat ini, Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Semarang mencapai 9 persen. Ia berharap angka tersebut di akhir tahun bisa menurun.

Sementara itu, kapasitas ruang isolasi untuk penderita maupun pasien Covid – 19 sekarang diklaim masih aman. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng juga mengklaim jika perawatan di rumah sakit rujukan masih sesuai standar.

Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo mengatakan, total kapasitas untuk fasilitas di atas yang saat ini ada yakni 3.343 tempat tidur di ruang isolasi.“Semuanya tersebar di rumah sakit rujukan penanganan Covid – 19 di Jawa Tengah,” tutur Yuli, Senin (14/9/2020).

Adapun total rumah sakit rujukan penanganan Covid – 19 se-Jateng yakni 58 rumah sakit. Dikatakannya, jumlah tersebut belum termasuk adanya tempat isolasi darurat, yang disiapkan untuk menampung dan menangani pasien Covid – 19. Misalnya di rumah dinas Wali Kota Semarang.

“Kondisinya masih aman dan mumpuni yang sekarang masih ada dan siap menampung,” katanya. Dari total tersebut persentase pemakaian baru 40 persen. Artinya, masih mumpuni untuk menampung apabila ada penambahan pasien atau penderita.

Dikatakannya, Pemprov Jateng juga masih memiliki tempat untuk menampung pasien Covid – 19 dan belum terpakai. Antara lain Asrama Haji Donohudan, gedung milik STIE Bank Jateng di Semarang dan RS Bung Karno Solo. (den/ewb/aro)

 

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pemindahan ‘Ibu Kota’ Kabupaten Semarang Diharapkan Berdampak Positif

RADARSEMARANG.ID - Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Semarang dari Ungaran ke Bawen segera direalisasikan. Harapannya, bisa menggerakkan pelayanan yang lebih merata dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi....

Kuis Musik Tingkatkan Pemalahan Pembelajaran Tanda Tempo Lagu

RADARSEMARANG.ID, Musik tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Musik yang kita sukai dapat meningkatkan fokus, sementara musik yang tidak kita suka akan menghalangi konsentrasi....

Empat Sekolah di Salatiga Terima Adiwiyata

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Empat sekolah di Salatiga mendapat penghargaan Adiwiyata tingkat Jateng. Penghargaan diterima langsung oleh masing-masing kepala sekolah, Tiyono SMPN 8, Ngadiman SMPN...

Klaster Ponpes, 16 Positif Covid-19

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kendal menemukan tiga tempat yang menjadi klaster baru penyebaran virus korona. Dua dari tiga klaster baru...

Terbaru

Debat Kepribadian

TIDAK ada salaman antarcalon presiden itu. Mungkin karena Covid-19. Tapi juga tidak ada tegur sapa. Padahal Covid-19 tidak melarang...

Enam Desainer Adu Kreasi di Kota Lama

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Enam desainer kondang Kota Semarang adu kreasi melalui fashion show virtual. Digelar di kawasan Kota Lama. Salah satu tema yang menyedot...

SPAM Semarang Barat 50 Persen, Pudakpayung Persiapan Lelang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat mencapai 50 persen. Saat ini tahap pemasangan jalur distribusi umum (JDU). Direktur Utama Perusahaan...

2021, RSWN masih Fokus Penanganan Covid

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Rumah Sakit Umum Daerah Wongsonegoro (RSWN) masih memfokuskan anggaran 2021 untuk penanganan pasien Covid-19. Telah disiapkan anggaran belanja sebesar Rp 324 miliar. Direktur...

Kijang Korsleting, SPBU Selokromo Ludes

RADARSEMARANG.ID, Wonosobo - Kebakaran hebat terjadi di Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) Selokromo Selasa (29/9/2020) dini hari. Diduga kebakaran tersebut lantaran satu mobil yang...

Random

Sekda Prihatin, Ada ASN Turut Sebarkan Hoax

RADARSEMARANG.ID,  SEMARANG–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mengingatkan seluruh jajaran ASN yang berada di lingkup Pemprov Jateng untuk bijak dalam menyampaikan aspirasi di media sosial (Medsos)....

Pematangan Lahan di Karangtengah Setinggi Tiga Meter

RADARSEMARANG.ID, Demak - Pekerjaan konstruksi jalan tol Semarang-Demak di wilayah Kecamatan Karangtengah memasuki tahap pematangan lahan setinggi tiga meter. Peninggian tersebut diperlukan untuk menyesuaikan...

Manfaatkan Handphone secara Positif, Dukung Pembelajaran di Sekolah

RADARSEMARANG.ID, ZAMAN sekarang adakah anak usia sekolah yang tidak mengenal telepon pintar (handphone) dengan segala kelebihannya? Bahkan anak-anak berusia balita sudah bisa mengoperasikannya, walau...

Satu Pekerja Migran Terindikasi Reaktif

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) mulai berdatangan ke Jawa Tengah. Setelah Senin (19/5/2020) lalu sebanyak 57 PMI asal Malaysia tiba di...

Tragis, saat Bersih-Bersih Mesin, Buruh Tewas Terjepit Mesin Roll

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Kecelakaan kerja terjadi di PT Albasia Sejahtera Mandiri (ASM) berlokasi di Dusun Gintungan Desa Butuh Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Seorang karyawan...

Lainnya

- Advertisement -