alexametrics

Saluran Air Semarang Zoo Diduga Tercemar Limbah

Baca Lainnya

Pasar Bulu dan Pasar Banjardowo Jadi Tempat Tinggal

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Puluhan lapak di dua pasar, yakni Pasar Bulu dan Pasar Banjardowo Kota Semarang ditertibkan oleh petugas...

Kayu Olahan Komoditi Ekspor Terbesar Sepanjang 2020

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Komoditi kayu olahan mulai Januari sampai Oktober 2020, masih mendominasi ekspor di Jateng. Data Bea Cukai...

Jaringan Kiai Sebut Hendi Pemimpin yang Tepat

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hendrar Prihadi (Hendi) calon petahana Wali Kota Semarang dinilai merupakan sosok yang tepat untuk memajukan ibu...

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Saluran air di kompleks Semarang Zoo diduga tercemar limbah pabrik. Untuk memastikannya, Kamis (3/9/2020) siang, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang mengambil sampling air di saluran yang ada di Semarang Zoo.

Pengambilan sampling air itu dilakukan oleh petugas atas laporan dari manajemen perusahaan milik Pemkot Semarang ini lantaran adanya dugaan pencemaran limbah.

Pantauan koran ini, petugas mengambil sampel dari saluran air yang ada di sebelah selatan water park Semarang Zoo. Saluran air ini berbatasan langsung dengan sebuah pabrik yang memproduksi mi kering, serta hanya dipisahkan dengan tembok pembatas. Selain saluran air, kolam becak air pun tak luput diambil sampel airnya oleh petugas.

Meski tidak menimbulkan bau menyengat, limbah yang diduga pembuangan dari pabrik tersebut masuk ke dalam saluran air di kebun binatang. Bahkan ada satu titik, saluran air yang mengeluarkan asap. Selain itu, juga ada bekas minyak di saluran air. Manajemen Semarang Zoo mengkhawatirkan dugaan pencemaran limbah ini bisa merusak ekosistem air dan binatang lainnya.

“Kalau hasilnya apakah ada pencemaran atau tidak, kita belum tahu. Tadi kita hanya mengambil sampling air. Kita juga perlu melakukan verifikasi terhadap pengolahan limbah yang ada di pabrik itu,” kata salah satu petugas dari DLH.

Petugas wanita yang enggan disebut namanya ini menjelaskan terkait air yang mengeluarkan asap. Menurut dia, hal itu terjadi karena alat pendidih. Suhu panas kemudian merembet ke air, sehingga mengeluarkan asap. “Kita belum berani berkesimpulan, nanti nunggu hasil laboratorium. Hasilnya keluar 15 hari, apakah ada pencemaran atau tidak nanti kita cek,” jelasnya.

Manager operasional Semarang Zoo Bogi Fathoni Isti Fitrio menjelaskan, meskipun tidak berbau, air warna hitam pekat yang masuk ke dalam saluran air yang ada di Semarang Zoo dikhawatirkan bisa merusak ekosistem yang ada.

“Kami khawatir merusak ekosistem meskipun saluran air yang ada ini tadah hujan, tapi di dalamnya ada ikannya. Selain itu, dari sisi kebersihan dan estetika pun sangat mengganggu,” jelasnya.

Pihaknya baru mengetahui jika ada pembuangan air limbah yang masuk ke area Semarang Zoo. Demi kenyamanan dan ekosistem binatang yang ada, akhirnya dilakukan pengecekan dengan meminta bantuan DLH Kota Semarang. “Sampelnya nanti diteliti, kalau ada limbah ini dari mana, apakah berbahaya atau tidak bagi ekosistem ataupun pengunjung,”paparnya.

Bogi menjelaskan, jika memang dugaan saluran Semarang Zoo tercemar limbah dari pabrik mi kering tersebut memang terbukti, maka pihaknya menunggu rekomendasi dari dinas terkait ataupun kebijakan dari Pemkot Semarang.

“Kalau memang positif itu limbah berbahaya, tentu ada tindakan khusus, namun tindakan itu kita ambil atas rekomendasi dari DLH dan pemkot. Misalnya, bagaimana cara menghilangkan limbah yang masuk ke sini,” katanya. (den/aro/bas)

Ibnu Fikri/Jawa Pos Radar Semarang

Lainnya

Pasar Bulu dan Pasar Banjardowo Jadi Tempat Tinggal

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Puluhan lapak di dua pasar, yakni Pasar Bulu dan Pasar Banjardowo Kota Semarang ditertibkan oleh petugas...

Kayu Olahan Komoditi Ekspor Terbesar Sepanjang 2020

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Komoditi kayu olahan mulai Januari sampai Oktober 2020, masih mendominasi ekspor di Jateng. Data Bea Cukai...

Jaringan Kiai Sebut Hendi Pemimpin yang Tepat

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hendrar Prihadi (Hendi) calon petahana Wali Kota Semarang dinilai merupakan sosok yang tepat untuk memajukan ibu...

Bikin Kaget, Ada Pohon yang Bisa Berbicara di Kebun Koleksi Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang membentuk Kebun Koleksi Keanekaragaman Hayati (Kehati) untuk menyelamatkan spesies tanaman...

Hujan 20 Menit, Wonosari Terendam

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan lebat yang terjadi Minggu (22/11/2020) siang kemarin, membuat beberapa wilayah di Jalan Pantura Semarang-Kendal tergenang....

Sediakan Bilik Khusus Bagi Pemilih Bersuhu di Atas 37,3 Derajat

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Masa pandemi membuat pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 9 Desember mendatang menjadi perhatian khusus. Petugas TPS harus...

Terbaru

Pasar Bulu dan Pasar Banjardowo Jadi Tempat Tinggal

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Puluhan lapak di dua pasar, yakni Pasar Bulu dan Pasar Banjardowo Kota Semarang ditertibkan oleh petugas...

Terkendala Regulasi, Tak Bisa Serta Merta Jatuhkan Sanksi

RADARSEMARANG.ID, Penyebaran Covid-19 di Kota Magelang terus mengalami peningkatan. Berbagai langkah pencegahan dan tindakan sudah dipersiapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meninggi. Berikut bincang-bincang...

Nissa Alamadina, Rintis Usaha saat Pandemi

RADARSEMARANG.ID, Merintis usaha di tengah pandemi Covid-19 tentu bukan hal yang mudah. Apalagi banyak usaha yang gulung tikar di saat pagebluk ini. Namun hal...

Hilangkan Jenuh, para Relawan Mendongeng

RADARSEMARANG.ID,Relawan di lokasi pengungsian Banyurojo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengisi kegiatan trauma healing dengan cara mendongeng. Kegiatan ini dilakukan agar anak-anak kembali ceria serta...

Suami Kedanan Burung, Istri Dilupakan

RADARSEMARANG.ID, Tak selamanya hobi membawa kesenangan. Nyatanya Lady Sandi dan John Dori berpisah. Penyebabnya, karena John sibuk dengan hobinya memelihara burung hingga lupa diri....

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Tersangka Sempat Bermesraan di Kamar Kos

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Motif pembunuhan Emy Listiyani (EL), 26, warga Ngabean, Kelurahan/Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang akhirnya terungkap. Emy dibunuh hanya gara-gara menagih utang Rp...

Pemerintah Buka Lowongan Sejuta Guru PPPK, Gaji Rp 4,06 Juta

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA  – Pemerintah akan menambah jumlah guru di sekolah-sekolah negeri. Caranya, membuka rekrutmen guru kontrak berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kuota...

Random

Sehari Bikin 200 Masker, Hasilkan 3.500 Hand Sanitizer

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 200 masker dihasilkan berhasil dibuat dalam sehari oleh Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui program studi Pendidikan Kesejahteraan...

Lupa Matikan Tungku, Rumah Ludes

RADARSEMARANG.ID,  KENDAL - Lupa mematikan tungku, dua rumah warga Gang Delima, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal  ludes terbakar. Rumah tersebut milik Drisman dan Nawiyah. Kejadian kebakaran...

PDP Meninggal Ternyata Positif Korona, Akses Desa Ditutup

RADARSEMARANG.ID, Batang - Warga Desa Rowosari Kecamatan Limpung menutup seluruh akses masuk desanya. Langkah itu dilakukan setelah satu orang warganya yang sebelumnya berstatus Pasien...

Napi dan Pegawai Jalani Tes Urine

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Sejumlah narapidana (napi) dan pegawai rumah tahanan (rutan) Demak menjalani tes urine pekan lalu. Kegiatan yang digelar Satres Narkoba Polres Demak tersebut juga...

Gagal Jadi Tentara Kini Tekuni Model

RADARSEMARANG.ID, KEGAGALAN bukanlah akhir segalanya. Tuhan telah menyiapkan rencana lain. Itulah pengalaman yang dirasakan Niken Galuh Bela Prasetya. Duta Wisata Kendal 2019/2020 ini...
%d blogger menyukai ini: