Cinema Drive In Mengobati Kerinduan Menonton Film

484
Konsep nonton bioskop secara drive in, hadir di Kota Semarang, bertempat di Marina Convention Center sebagai hiburan baru di masa pandemi. (Adennyar Wycaksono/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sukses menyelenggarakan konser drive in, kali ini masyarakat Kota Semarang akan disuguhi dengan cinema drive in. Kali ini diselenggarakan di Marina Convention Center (MCC). Mulai Jumat (14/8/2020) sampai Minggu (30/8/2020).

Owner Topeng The Event Paulus Budi Santoso selaku penyelenggara mengatakan, konsep nonton bioskop di dalam mobil baru kali pertama dilakukan di Jawa Tengah. Konsep ini sendiri sengaja dibuat, di masa pandemi sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru.

“Konsep ini dibuat sebagai pilihan hiburan yang aman di masa pandemi. Ditambah belum dibukanya bioskop, cinema drive in bisa mengobati kerinduan menonton film, namun dengan cara yang berbeda yakni di dalam mobil,” katanya di sela simulasi dan persiapan Cinema Drive In.

Cinema drive in, lanjut dia, sudah mendapatkan rekomendasi dari Disbudpar, Dinkes, Polrestabes Semarang dan Polsek.

“Sebelum masuk ke area, mobil juga harus melewati area sterilisasi disinfektan. Pada gate kedua, pengunjung harus melewati pemeriksaan suhu badan, dan baru membeli tiket untuk bisa menikmati wahana ini,” jelasnya.

Pembelian tiket, lanjut dia, dilakukan secara on the spot. Untuk mengetahui film apa yang diputar, calon pengunjung bisa mengecek melalui Instagram cinedrive.id. Khusus hari biasa, diputar dua film yang dibagi menjadi dua jam penayangan yakni pukul 16.00 petang dan 19.00. Sementara untuk weekend ada tiga penayangan film. Terakhir pukul 21.00. Film yang ditampilkan mulai dari film Indonesia, dan Barat.

“Khusus hari Minggu kita ada slot untuk film khusus anak-anak. Harga tiket Rp 100 ribu per mobil pada hari biasa, dan Rp 150 ribu per mobil saat weekend. Untuk jam sore, pengunjung juga bisa menikmati sunset sambil menonton film,” bebernya.

Berbeda dengan konser musik, untuk audio cinema drive in ini dikeluarkan melalui frekuensi audio yang ada di dalam perangkat mobil. Tujuannya agar penonton bisa menikmati sensasi sebenarnya menonton film dari dalam mobil.

“Untuk media screen, kita siapkan layar LED berukuran 5×12 meter. Audionya kita putar lewat radio dengan frekwensi tertentu,”ujarnya.

Saat pemutaran film, lanjut dia, pengunjung tidak diperkenankan untuk turun dari mobil. Namun ketika ingin memesan makanan, pengunjung hanya perlu menghidupkan lampu hazard dari dalam mobil. “Petugas nanti akan datang untuk mencatat pesanan,”katanya.

Demi kenyamanan menonton film, Paulus menjelaskan setiap mobil akan diberi jarak. Khusus mobil kecil seperti sedan, akan ditempatkan dibarisan paling depan. Sementara jenis SUV ada dibarisan belakang mobil sedan. (den/zal)