BLARRR! Gudang Tiner Meledak dan Terbakar Hebat

301
Gudang tiner PT Jaya Abadi di Kelurahan Salaman Mloyo, Semarang Barat yang ludes terbakar. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebuah gudang penyimpanan bahan baku tiner cat ludes terbakar. Kebakaran di tengah permukiman padat itu menyebabkan tiga karyawan gudang terluka bakar terkena ledakan dan sambaran api.

Gudang yang terbakar itu terletak di Kelurahan Salaman Mloyo RT 6 RW 4, Semarang Barat. Kebakaran terjadi Selasa (11/8/2020) sekitar pukul 15.30. Saat itu, di dalam gudang terdapat tiga karyawan, yakni Slamet, 45; Salim dan Ranto. Ketiganya sedang mengolah tir dengan cara dimasak menggunakan kompor. Tiba-tiba terjadi ledakan dan sambaran api yang diduga berasal dari tungku masakan aspal yang akan diolah menjadi tiner.

“Saya tidak tahu asal api. Saat memasak minyak tiba-tiba meledak dan api langsung membesar. Saya dan dua rekan sempat terkena sambaran api,” ungkap Slamet kepada Jawa Pos Radar Semarang di lokasi kejadian, Selasa (11/8/2020).

Selanjutnya tiga orang tersebut bergegas lari menyelamatkan diri keluar dari gudang. Dengan cepat, api membakar semua barang di dalam gudang PT Jaya Abadi tersebut. Kobaran api semakin membesar dan mengeluarkan asap hitam membumbung tinggi lantaran gudang berisikan barang yang mudah terbakar. Seperti, aspal, tir, serlak, spiritus, kertas, dan minyak tanah.

Saksi mata Suparmin mengatakan, sebelum kebakaran terjadi ledakan terlebih dahulu. Disusul kepulan asap hitam “Itu gudang tiner, lem aibon dan lainnya. Gudang itu masih digunakan sampai sekarang,” katanya.

Saksi lain, Umbul, penghuni bangunan sekitar mengatakan, awalnya ia melihat ada sejumlah orang yang bakar-bakar di dalam gudang. Namun, ia mengaku tidak melihat secara jelas aktivitas mereka.

“Saya lihat ada tiga orang bakar-bakar dekat lokasi kejadian. Tapi gak tahu bakar apa? Tiba-tiba kobaran api semakin membesar,” ungkapnya.

Komandan Pleton (Danton) IV Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang Dahana menjelaskan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.40. Pihak sempat mengalami kesulitan dalam pemadaman lantaran di dalam gudang terdapat banyak barang yang mudah terbakar.

“Kami kerahkan delapan unit mobil damkar. Kami juga menggunakan liquid untuk mempercepat pemadaman mengingat barang-barang di dalamnya sangat rentan. Ini tinggal proses pendinginan,” ungkapnya.

Lokasi kebakaran di tengah permukiman juga menyulitkan petugas. “Sini jauh dari sumber air juga. Tadi sempat kesulitan. Tapi, untungnya semua langsung bergerak cepat. Kalau tidak bisa membahayakan bangunan yang ada di sebelahnya,” katanya.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Iman Sudiyantoro mengatakan, masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Pihaknya juga menegaskan tidak ada korban jiwa.  “Hanya luka-luka terkena sambaran api. Korban luka tiga orang. Untuk kerugian belum dihitung. Unit Inafis juga telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pastinya,” katanya.

Tiga korban mengalami luka bakar di bagian tumit kiri. Sedangkan Alim mengalami luka bakar di bagian tangan dan lengan kiri serta kedua betis atas. Ketiganya ditolong warga dengan mendapat perawatan oleh tim medis Ambulans Hebat. (mha/aro/bas)