Izin Hotel Awann Sewu Dievaluasi

260
Grafis: Ibnu/Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang  – DPRD Kota Semarang menemukan ketidaksesuaian izin dalam pembangunan Hotel Awann Sewu. Minimnya area parkir dan akses jalan masuk berpotensi menimbulkan kemacetan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono meminta agar dinas terkait segera melakukan evaluasi terhadap perizinan hotel di dekat Lawang Sewu tersebut. Dinas Perhubungan harus mengevaluasi Analisa dampak lalu lintas (Andalalin). Pasalnya jika dilihat dari akses jalan utama nantinya akan menjadi titik kemacetan baru di Jalan Pemuda. Selanjutnya, dari kapasitas 87 kamar, pihak hotel harus menyediakan minimal 35 mobil dan puluhan motor.

“Namun nyatanya hanya bisa ditempati 18 mobil, ini jadi pertanyaan lahan parkirnya tidak diperhatikan secara seksama,” tambahnya.

Suharsono meminta agar dinas terkait yang memberikan izin seperti Dishub, DPMPTSP, DLH dan Distaru bisa melakukan evaluasi. Selain itu, proses perkembangan pembangunan idealnya harus dilaporkan secara berkala setiap enam bulan oleh pelaksana proyek kepada Pemerintah Kota Semarang. Nyatanya, Suharsono menyebut, sejak izin dikeluarkan mulai Februari 2018 lalu, pihak proyek belum pernah memperbarui laporan pembangunan. “Dari sini terlihat bahwa pihak pelaksana proyek telah lalai dalam hal laporan administrasi atau hal-hal yang dipersyaratkan oleh pemerintah,” sambungnya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang Wahid Nurmiyanto mengatakan, izin proyek ini sudah lengkap sejah 2018 lalu. Kecelakaan kerja yang menewaskan empat pekerja beberapa waktu lalu terjadi karena kurangnya pengawasan dari dinas terkait yang memberikan izin. “Setelah izin keluar, seharusnya dinas terkait menidaklanjuti dengan proses pengawasan. Bukan diawasi saat bangunan jadi,” bebernya. (den/ton/bas)