Tragis, Pemotor Tewas Dihantam BRT Trans Semarang

332
Grafis: Ibnu/Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang memakan tumbal. Khozim, 58, warga Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, Semarang tewas setelah motor yang dikendarai dihantam bus milik Pemkot Semarang ini. Kecelakaan tragis itu terjadi di Jalan Citarum Raya, Semarang, Jumat (10/7/2020) sekitar pukul 08.30.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan itu bermula saat BRT Trans Semarang bernopol H 1559 AW nomor lambung VII 11 yang dikemudikan Octavianto, 31, warga Muktiharjo Kidul, Semarang melaju dari arah Tlogosari menuju Bubakan atau timur ke barat. Saat itu, bus dalam kecepatan sedang hendak berhenti di halte di depan Indomaret.

Diduga tidak melihat di sisi kiri, sopir Octavianto langsung membanting setir ke kiri. Tak diduga, di sebelah kiri meluncur dari arah yang sama sepeda motor Honda Vario nopol H-5249-GP yang dikendarai korban Khozim. Tanpa bisa menghindar, bus BRT menghantam motor korban hingga terjatuh. Nahas dialami korban yang terpental membentur jalan beton. Diduga, korban juga sempat terlindas bus hingga tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan motor korban hanya mengalami kerusakan ringan.

“Diduga (pengemudi BRT) tidak waspada pandangan samping kiri saat akan berhenti di halte, sehingga terjadi laka dengan sepeda motor korban yang  berjalan searah di samping kirinya,” jelas Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (10/7/2020).

Warga sekitar dan pengguna jalan yang melihat kejadian tersebut langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada korban. Namun nyawanya sudah tak terselamatkan. Ia tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala. “Jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSUP dr Kariadi Semarang,” terangnya.

Aparat kepolisian dari Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang yang menerima laporan kejadian itu langsung menuju lokasi kejadian melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejumlah saksi di lokasi juga dimintai keterangan sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut.

“Pengemudi bus sudah diamankan. Masih kita lakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya. Motor korban sempat terseret sejauh kurang lebih lima meter,” kata Panit Laka Satlantas Polrestabes Semarang Ipda Yunanto. (mha/aro/bas)





Tinggalkan Balasan