Tenggelam di Pleret, Meninggal Dalam Perjalanan ke RS

213
Petugas sedang mencari keberadaan bocah yang tenggelam di sungai Banjir Kanal Barat, Sabtu (27/6/2020). (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) merenggut korban jiwa. Seorang anak berusia 11 tahun bernama Akmal Husni A, warga Lemah Gempal, Bulustalan, Semarang Selatan tenggelam saat bermain di sungai BKB, persisnya di sekitar bendungan Pleret.

Awal mula kejadian ini ketika korban bersama tiga rekannya bermain di sekitar Pleret, Sabtu (27/6/2020) sekitar pukul 12.30. Mereka mandi di sungai. Ketika akan bermain di air, mereka sempat ditegur oleh warga sekitar yang bekerja sebagai tambal ban supaya tidak mandi di sungai.

“Kemudian selang tidak berapa lama, saksi ketika sedang makan siang diberitahu oleh seseorang driver eskavator yang menyampaikan ada anak tenggelam di Pleret,” ungkap Kapolsek Semarang Semarang Selatan Kompol Untung Kistopo.

Mendapat kabar tersebut, warga lantas menyampaikan kepada orang tua korban yang kebetulan mereka kenal. Kemudian warga menuju sungai dan sebagian menghubungi petugas Dinas Pemadam untuk dilakukan pencarian. “Awalnya belum diketahui titik lokasi tenggelamnya korban. Setelah dilakukan pencarian, kurang lebih sekitar 30 menitan, akhirnya korban berhasil ditemukan,” katanya.

Korban ditemukan tidak jauh dari Pleret. Kemudian, korban diangkat dan dievakuasi untuk diberikan pertolongan. Korban juga sempat muntah atau mengeluarkan air. Selanjutnya korban dibawa ke RST Bhakti Wira Tamtama di Barusari Semarang Selatan. “Namun dalam perjalanan ke rumah sakit nyawa korban tidak dapat diselamatkan,” jelasnya. (mha/ton/bas)





Tinggalkan Balasan