Pelan Tapi Pasti, Okupansi Hotel Terus Naik

197
Pegawai Hotel Ciputra Semarang membersihkan peralatan fitness sebelum digunakan oleh tamu. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang Sempat anjlok beberapa bulan terakhir, okupansi hotel di Kota Semarang mulai beranjak naik setelah manajemen hotel menerapkan new normal. Star Hotel Semarang misalnya, sudah mulai membuka Sky Pool bagi para pengunjung. Namun bukan untuk berenang, melainkan hanya untuk bersantai dan berfoto.

Manajemen hotel juga menerapkan berbagai protokol kesehatan, memakai masker, pengecekan suhu tubuh, memakai face shield, dan sarung tangan. “Okupansi rata-rata harian saat ini mulai mengalami kenaikan sebesar 16 persen. Weekend kemarin bahkan sampai 38 persen, dari 100 kamar yang kami siapkan,” kata Public Relations Officer Star Hotel Semarang Riyanti, Minggu (28/6/2020).

Kenaikan okupansi juga dirasakan Hotel Ciputra Semarang (HCS) sejak penerapan new normal. Sebelumnya saat awal pandemi, okupansi di angka 15 persen. “Untuk saat ini naik dua kali lipat, sampai 30 persen bahkan 50 persen okupansi hotel. Adanya new normal dan pelonggaran pembatasan lumayan bisa mendongkrak okupansi,” tambah Public Relations Ciputra Semarang Shela Tiara.

Ia menjelaskan, permintaan meeting pun sudah dilayani oleh pihak hotel atas permintaan klien. Syaratnya tetap pada pembatasan peserta yang hanya separo dari kapasitas ruangan. “Rata-rata tamu juga sudah meminta meeting, hotel tetap memberlakukan protokol kesehatan, yakni maksimal 30 orang dalam satu ruangan meeting,” jelasnya.

Selain hotel berbintang, hotel kelas budget pun mengalami kenaikan okupansi di era new normal saat ini. Hotel Citra Dream Semarang misalnya, setiap hari ada tamu menginap di angka 10 sampai 25 kamar. “Untuk rata-rata okupansi harian di atas 10 persen. Lebih baik sih daripada awal pandemi, di mana manajemen memutuskan menutup hotel sementara karena sepi,” ujar Sales Executive Hotel Citra Dream Vincentia Litha. (den/ton/bas)





Tinggalkan Balasan