PKL Jalan Agus Salim Boleh Melapak Asal Tertib Jam Operasional

Suasana Jalan Agus Salim yang ramai Pedagang Kaki Lima (PKL) pada Senin (1/6/2020). (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Agus Salim atau sekitar Pasar Johar Lama sementara diperbolehkan melapak. Namun, mereka mesti menaati aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Semarang Fajar Purwanto mengatakan, terkait PKL di Jalan Agus Salim merupakan wewenang Dinas Perdagangan. Wartawan koran ini akhirnya menghubungi Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fravarta Sadman.
Fravarta mengatakan, pada dasarnya PKL tak diperbolehkan menggelar lapak di pinggir jalan, termasuk di Jalan Agus Salim. Hal itu masih dalam kajian Dinas Perdagangan dan akan dikoordinasikan dengan Satpol PP.
“Jadi bukan berarti dibiarkan. Kami telah berulang kali berdialog dengan mereka terkait kesepakatan-kesepakatan,” katanya.
Ia menambahkan, upaya penertiban saat ini sedang terkendala pandemi Covid-19. Namun pihaknya secara berangsur telah memberi peringatan kepada mereka.
“Kami telah memberitahu mereka agar menaati aturan PKM juga. Jam operasional mereka juga harus mengikuti aturan PKM. Protokol kesehatan harus diperhatikan,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu PKL di Jalan Agus Salim Tri Murni mengaku telah mengurangi jam operasional lapaknya. Ia buka pukul 8.00 hingga pukul 16.00.”PKL lain juga sama. Kami mendengar aturan PKM dari berita-berita dan mulut ke mulut,” katanya.
Tri Murni telah lebih dari 15 tahun berjualan di sana. Ia mengaku tertib membayar pajak retribusi. Selama ini, lanjut dia, seperti halnya PKL lain tak pernah berurusan dengan penertiban.”Sejauh ini belum pernah. Tidak tahu nanti di hari kemudian,” ujarnya.
Menurutnya, PKL di Jalan Agus Salim tidak terkena relokasi Pasar Johar. Maka dari itu mereka tetap berjualan di sana. (nra/zal/bas)





Tinggalkan Balasan