Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mangkang Wetan Terparah, Ketinggian Rob Capai 30 Sentimeter

Agus AP
Penulis: Agus AP❯
   Rob menggenangi jalan yang memisahkan Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Wetan (5/6/2020). (Adennyar Wycaksono/Jawa Pos Radar Semarang)
  Rob menggenangi jalan yang memisahkan Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Wetan (5/6/2020). (Adennyar Wycaksono/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang  – Wilayah Mangkang Wetan selama ini tak lepas dari banjir. Bencana tidak hanya datang saat musim hujan saja, beberapa hari terakhir juga dilanda rob. Utamanya di kawasan RW 6 dan RW 7.

Rob juga menggenangi Kelurahan Mangunharjo. Ketinggian air rob mencapai 30 sentimeter. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas warga.

Menurut informasi, banjir rob pada awal Juni ini dikarenakan periode bulan purnama atau full moon. Akibatnya kondisi pasang cukup tinggi di wilayah pesisir pantai. Seperti Semarang. Diprediksi rob masih akan terjadi.

"Ini air rob terparah. Ketinggian air sampai 30 sentimeter lebih. Padahal sebelumnya tidak pernah terjadi," kata Muhtazam, warga RW 5 Kelurahan Mangkang Wetan.

Air laut, lanjut dia, datang dan menggenangi sejumlah rumah mulai pukul 15.00 sampai malam hari. Selain itu diperparah dengan perbedaan ketinggian antara rumah dan jalan membuat rob sulit untuk surut. "Selokan juga mampet, air nggak bisa keluar. Kalau nekat melintas motor pasti mogok," ujarnya.

Zubaedi, warga lainnya mengaku, sedimentasi Sungai Beringin yang parah membuat air rob sulit surut. "Sedimentasi sungai memperparah rob di wilayah kami," keluhnya.

Selain rob, ia mengaku was-was dengan banjir yang masih sering melanda wilayah Mangkang Wetan. Apalagi Sungai Beringin terkadang tidak bisa menampung debit air hujan. "Ya sekarang kalau nggak rob ya banjir. Idealnya memang sungai Beringin harus dinormalisasi," katanya. (den/zal/bas)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Selesai Dibangun, Akses Warga Buang Sampah Lebih Dekat

Selesai Dibangun, Akses Warga Buang Sampah Lebih Dekat

Pembangunan jembatan gantung di RW 7 Kelurahan Tambak Sari, Mangkang Wetan rampung dilakukan oleh pihak TNI atau Kodim 0733/Kota Semarang. Kini jembatan sudah bisa dipakai warga untuk beraktivitas, seperti bekerja, sekol

Selesai Dibangun, Jembatan Gantung di RW 7 Tambaksari Mangkang Wetan Bisa Digunakan Warga Dengan Aman

Selesai Dibangun, Jembatan Gantung di RW 7 Tambaksari Mangkang Wetan Bisa Digunakan Warga Dengan Aman

Jembatan Gantung yang dibangun TNI, saat ini bisa digunakan warga dengan aman. Sebelumnya akses warga di RW 7 Tambaksari Mangkang Wetan, menggunakan gethek, dan jembatan darurat dari bambu.

Suhu Semarang Tembus 37 Derajat, Rob Mengintai Pantura hingga 22 Oktober

Suhu Semarang Tembus 37 Derajat, Rob Mengintai Pantura hingga 22 Oktober

Semarang Lagi Sumuk, Suhu Tembus 37 Derajat, Rob Mengintai Pantura

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer