Belum Ada Investor, Wonderia Jadi Belantara

309
Kondisi di dalam lahan eks wonderia yang ditumbuhi semak belukar. (Eko Wahyu Budiyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kondisi eks Wonderia saat ini sudah memperihatinkan. Hampir semua bagian bangunan menjadi rusak. Seperti banyak atap di pintu masuk yang ambrol. Kemudian lahan di tengah wonderia juga sudah berubah menjadi hutan.

Setiap sudut banyak ditumbuhi semak belukar. Hampir saja, akses jalan masuk ke dalam sudah tidak terlihat karena dipenuhi rumput yang tingginya sekira dua meteran. Beberapa waktu lalu, Pemkot Semarang berkali-kali menawarkan aset tersebut ke investor untuk dikelola dan bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang.

Kepala Bidang (Kabid) Aset, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang, Sutanto mengatakan jika sudah ada beberapa investor yang melihat langsung lahan eks Wonderia tersebut.“Investor asing ada beberapa yang sudah melihat secara langsung,” kata Sutanto, Selasa (2/6/2020).

Namun saat memasuki pandemi Covid – 19 ini, masih belum adalagi investor yang melirik aset tersebut. Sehingga sampai sekarang dibiarkan mangkrak. Pantauan dilokasi, hampir semua sisi dari lahan di dalam eks Wonderia sudah tertutup oleh semak belukar. Hanya ada dua jalan setapak kecil yang menghubungkan bagian depan atau pintu masuk ke bagian belakang lahan.

Untuk pintu masuk bagian depan khususnya di loket tiket, sudah rusak parah. Banyak atap atau plafon yang sudah ambrol. Ditambah dinding-dinding juga dihiasi coretan-coretan. Kemudian pintu masuk ke lahan bagian tengah juga hanya ditutup seng bekas.Siapapun dengan mudah masuk ke dalamnya. “Sebelum adanya pandemi ada investor, sekarang belum ada,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman berharap supaya eks lahan Wonderia tersebut dimanfaatkan oleh Pemkot Semarang menjadi ruang wahana baru. Dimana bisa menampung kebutuhan siswa sekolah saat ini. “Salahsatunya yaitu wahana air atau semacam kolam renang, karena saat ini banyak sekali siswa Semarang yang pas ada pelajaran atau ekstra kulikuler renang justru harus ke Kendal atau ke Ungaran,” ujar pria yang akrab disapa Pilus.

Menurutnya, pemanfaatan seperti yang ia sampaikan tersebut justru berpeluang untuk meningkatkan PAD Kota Semarang. Apalagi, saat ini tidak banyak wahana air atau kolam renang yang berstandar ada di tengah Kota Semarang.

“Kalau ada investor ya bagus, kalau belum itu bisa jadi sebuah ide pemanfaatan yang bisa difikirkan,” ujarnya.

Terlebih, lanjutnya, saat ini kondisi eks Wonderia mangkrak. “Sekarang kan posisinya mangkrak, namun kami di dewan optimistis nanti usai pandemi akan ada investor yang masuk,” ujarnya.

Ditambah, saat ini Pemkot Semarang tengah melakukan pelebaran jalan Sriwijaya menjadi dua jalur. Hal itu akan menambah nilai dari lahan eks Wonderia itu sendiri. “Jadinya setelah dua jalur selesai, maka lokasi Wonderia akan semakin strategis,” tuturnya. (ewb/bas)





Tinggalkan Balasan