Elpiji Tersambar Api, Dua Warung Makan Hangus

428
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang semakin membesar. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dua warung Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Kawi, Kecamatan Candisari, persisnya depan seberang Rumah Sakit Elisabeth ludes terbakar, Minggu (31/5/2020) sekitar pukul 07.30. Kebakaran disebabkan oleh regulator tabung gas yang tersulut api.

Informasi yang dihimpun, dua warung tersebut milik Agustina Dwi Sabtini, 43, warga Genuksari Tegalsari Kecamatan Candisari Semarang dan Suyanti, 50, warga Genuk Krajan Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari Semarang.

Awal mula terjadinya, kebakaran ketika pemilik warung, Agustina sedang mempersiapkan jualan dan memasak. Kebetulan salah satu tabung gas elpiji 3,5 kg yang dipakainya telah habis dan kemudian diganti setelah membeli dari salah satu penjual yang berada disekitaran tempat jualannya.

“Informasinya itu tadi akan memasang tabung gas yang pada kompor sebelahnya. Saat memasang regulator tiba-tiba tabung tersebut tersambar api dari kompor gas yang ada di sebelahnya yang sudah menyala. Terus kebakaran,” ungkap warga sekitar, Upik, dilokasi kejadian, Minggu (31/5/2020).

Ketika api masih kecil, Agustina langsung berupaya keluar dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Warga sekitar yang telah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya gagal memadamkan. Hingga akhirnya api cepat membesar dan menyambar bangunan disebelahnya bagian kiri dan menghanguskan dua warung tersebut.”Yang terbakar dua warung. Warung makan sama warung nasi Padang. Itu penjual es buah yang ada di depan warung nasi Padang juga kena sedikit,” katanya.

Terlihat dua PKL yang hangus tersebut juga berbatasan dengan tembok pembatas bangunan minimarket. Masing-masing lapak berukuran kurang lebih delapan meter dan empat meter yang terbuat semi permanen berbahan kayu dengan atap menggunakan seng. Api berhasil dipadamkan setelah pihak petugas pemadam kebakaran yang mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam.

Kapolsek Candisari, Iptu Supriyanto mengatakan ada dua warung yang terbakar. Beruntung kejadian tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya kerugian materiil.”Ditaksir kerugian mencapai Rp 40 juta, dua lapak,” katanya. (mha/bas)

Tinggalkan Balasan