MAJT Pastikan Tak Gelar Salat Id

303

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) sebagai masjid besar bereputasi internasional memutuskan tidak menyelenggarakan salat Idul Fitri 1441 Hijriyah baik untuk umum maupun internal. Keputusan itu diambil melalui rapat pimpinan sebagai ketaatan atas Fatwa MUI Pusat, Tausiyah Dewan Pertimbangan MUI Pusat, dan Tausiyah MUI Jawa Tengah, Kamis (21/5/2020).

“Kami mohon kepada sekitar 30.000 umat Islam yang selama ini memadati salat Id di MAJT agar memahami, sekaligus kami sarankan untuk melaksanakan salat Id di rumah masing-masing secara berjamaah. Salat Id di rumah kali ini sebagai hal langka, baru pertama kali terjadi dalam sejarah dunia,” tegas Ketua PP Masjid Agung Jawa Tengah Prof Dr KH Noor Achmad MA kepada pers, usai menggelar rapat pimpinan.

Keputusan yang dilakukan MAJT ini, lanjut Prof Noor Achmad didampingi Sekretaris KH Muhyiddin, untuk kemaslahatan umat sekaligus ikhtiar untuk mencegah meluasnya Covid-19. Berdasarkan komunikasi dengan Masjid Agung Semarang dan Masjid Bairurrahman Jawa Tengah, keduanya juga sepakat tidak menyelenggarakan salat Id. “Ketiga masjid ini dijadikan masjid percontohan di Jawa Tengah. Bila ketiganya tidak menyelenggarakan salat Id, maka diharapkan masjid se-Jawa Tengah mengikuti,” harapnya.

Kendati begitu, Prof Noor Ahmad menyerukan umat Islam agar di penghujung Ramadan meningkatkan ibadah dan amal sosial dengan menyegerakan zakat fitrah, infak, dan sedekah, serta zakat mal kepada mustahiq terutama yang terkena terdampak wabah korona secara ekonomi. Menyerukan umat Islam untuk menggemakan takbir, tahlil, dan tahmid dari rumah masing-masing dan dari masjid-masjid tanpa jamaah serta melaksanakan silaturahim Idul Fitri secara virtual dengan tetap menghayati makna Idul Fitri sebagai hari raya kesucian, kekuatan, dan kemenangan. (nra/ida/bas)





Tinggalkan Balasan