Tambah 10, Total Ada 17 Pasien Covid-19 di Semarang yang Sembuh

Warga saat melakukan rapid test di RSUD KRMT Wongsonegoro. (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kabar baik secara beruntun diinformasikan oleh Pemerintah Kota Semarang terkait kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kota Semarang. Tak tanggung – tanggung, 10 pasien positif korona yang dirawat di empat rumah sakit rujukan di Ibu Kota Jawa Tengah dinyatakan sembuh.

Kepastian kesembuhan kesepuluh pasien tersebut sendiri dipastikan dalam dua tahap, yaitu terlebih dahulu tiga pasien yang dinyatakan sembuh pada pagi hari. Baru kemudian menyusul tujuh pasien juga akhirnya dinyatakan sembuh pada sore hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr Abdul Hakam menjelaskan, kesepuluh pasien yang dinyatatakan sembuh itu terdiri atas seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Tentara (RST) Bhakti Wira Tamtama Semarang, dua pasien di RSUD Tugurejo, tiga pasien di RSUP Dr Kariadi (RSDK), dan empat pasien RS St. Elisabeth.

“Pagi ini (8/4/2020) ada tiga pasien positif yang sembuh dari RST, RS Tugurejo, dan RSDK, kemudian di sore hari kita mendapatkan data kembali yang menyatakan tujuh pasien lagi sembuh. Jadi, total ada 10 pasien Covid-19 sembuh hari ini,” jelasnya.

Dengan penambahan 10 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang tersebut, berarti hingga saat ini telah ada 17 pasien positif virus korona yang dinyatakan sembuh. Kesembuhan sejumlah pasien positif Covid-19 di Kota Semarang ini tentu saja menjadi sebuah tren positif penanganan virus tersebut di Ibu Kota Jawa Tengah.

Pasalnya, bila dihitung, kesembuhan 17 pasien positif di Kota Semarang itu secara beruntun diumumkan dalam kurun waktu 8 hari, sejak Pemkot Semarang kali pertama mengumumkan adanya pasien sembuh di RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN).

Apalagi di sisi lain pada saat ini juga tercatat ada 21 dari 54 pasien positif Covid-19 dirawat dalam perbaikan klinis, yang berarti 21 pasien tersebut tinggal menunggu hasil swab test negatif untuk bisa dinyatakan benar – benar sembuh dari virus korona.

Meskipun begitu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan jika perjuangan Kota Semarang untuk melawan virus korona masih perlu terus dilakukan bersama.

“Saya tidak mengharapkan setelah ada banyak kabar pasien yang dinyatakan sembuh, lalu masyarakat menjadi kendur dalam physical distancing. Justru harus diyakini menjadi momentum untuk lebih tertib, supaya mata rantai Covid -19 ini dapat semakin cepat diputus,” tekannya. (bbs/zal/aro/bas)

 





Tinggalkan Balasan