UIN Walisongo Menuju World Class University

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr H Imam Taufiq MAg menyampaikan pidato sidang senat terbuka peringatan Dies Natalis ke-50 yang disiarkan live di Youtube, kemarin (7/4/2020). (Istimewa)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bertekad menuju world class university. Peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi terus dilakukan. Termasuk melakukan kerja sama di bidang riset bersama univesitas-universitas internasional.

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr H Imam Taufiq MAg menyampaikan, dalam hal penelitian dan publikasi, pada 2019 lalu, UIN Walisongo memiliki 31 publikasi terindeks scopus. Jumlah ini mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir.

”Untuk jurnal ilmiah, UIN Walisongo saat ini ada 8 jurnal SINTA 2, 7 jurnal SINTA 3, 4 jurnal SINTA 4, dan 1 jurnal SINTA 5. Serta ada 13 jurnal dalam proses akreditasi,” ujarnya dalam sidang senat terbuka peringatan Dies Natalis ke-50 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang dilakukan dengan live streaming, Senin (6/4/2020),

Hal ini dilakukan sebagai bentuk physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sidang senat terbuka yang juga disiarkan live di Youtube itu dibuka oleh Ketua Senat UIN Walisongo Prof Dr H Muhibbin MAg.

Rektor mengatakan, capaian ini menjadi indikator utama kinerja akademik UIN Walisongo Semarang. Ia ingin mengantarkan UIN Walisongo meraih capaian akademis di tingkat nasional maupun internasional. Capaian prestasi ini menjadi modal untuk menapaki tahapan menuju World Class University.

”Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat memiliki program untuk menstimulasi seluruh civitas akademika UIN Walisongo Semarang menuju ke sana. Beberapa program menuju smart and green campus juga disiapkan,” tambahnya.

Dibutuhkan komitmen dan kolaborasi semua pihak. Sebagai pendorong semangat UIN Walisongo untuk lebih berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, pada Dies Natalis ke-50 ini, melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, UIN Walisongo menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi. Bantuan berupa 1.200 paket sembako diserahkan langsung oleh Rektor Prof Dr H Imam Taufiq MAg.

”Ini adalah bentuk kepedulian keluarga besar UIN Walisongo kepada masyarakat terdampak Covid-19. Masyarakat itu satu keluarga besar UIN Walisongo, kedua mahasiswa-mahasiswa yang saat ini masih tetap tinggal di Semarang sekitar kampus, yang tidak pulang,” ujar rektor.

Rektor menjelaskan,bantuan ini berasal dari pemotongan tunjangan manajerial pimpinan pada April dan sumbangan sukarela dari warga UIN. ”Dana yang terkumpul dieksekusi pada hari ini, yang salah satunya diberikan kepada tenaga kebersihan dan petugas keamanan,” tandasnya.

Pada Dies Natalis ke-50 ini, UIN Walisongo juga memberikan apresiasi kepada dua tokoh bangsa yang berkontribusi sesuai visi lembaga. Keduanya adalah Wali Kota Semarang H Hendrar Prihadi MM sebagai tokoh peduli lingkungan dan KH Em Najib Hasan sebagai tokoh peduli tradisi Walisongo. (sga/aro/bas)





Tinggalkan Balasan