TBRS Lumpuh, Seniman Lakukan Art From Home

274
Papan di TBRS yang memuat informasi Wayang Ngesthi Pandawa libur sampai waktu yang belum ditentukan, Jumat (3/4/2020). (Nanang Rendi Ahmad/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) menutup sementara seluruh kegiatan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pengumpulan masa atau kerumunan. Meski demikian, para seniman tetap berupaya berkesenian dan berkarya.

Salah satu seniman TBRS Bintang Alhuda mengatakan, bukan hanya sepi, TBRS malah dapat dikatakan lumpuh. Sebab, kegiatan yang selama ini menjadi ikon kini berhenti total.”Sejak ada imbauan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota, kegiatan di TBRS ditiadakan. Seperti wayang orang Ngesti Pandowo, latihan-latihan teater, keroncong, dan lain-lain,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tak hanya itu, banyak seniman yang juga harus menggeser atau menunda job mereka. Hal itu, lanjut dia, tentu berpengaruh pada ekonomi seniman.”Beberapa seniman sudah dijadwalkan terlibat di acara Semarang Night Carnival. Namun karena ditunda, jadi mereka bisa dikatakan kehilangan job,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kondisi itu disikapi seniman dengan mencari alternatif untuk tetap berkarya. Menurutnya, para seniman melakukan Art From Home (AFH) atau berkesenian dari rumah.”Ada yang tetap melukis. Ada yang baru-baru ini menulis buku dan sudah diterbitkan. Saya kira mereka akan tetap menjaga berkesenian dalam situasi saat ini, meski tidak di TBRS,” ungkapnya.

Seniman TBRS lain Widyo Babahe Leksono menuturkan, banyak seniman yang kehilangan  job di bulan Maret.”Sekolah libur, jadi jadwal melatih dan mengisi acara dibatalkan. Begitu juga agenda-agenda di beberapa event dan instansi,” katanya.

Ia menambahkan, TBRS kini cenderung sepi. Tak seperti biasanya. Namun, masih ada beberapa seniman yang datang dan mengadakan acara kecil-kecilan untuk menghibur diri.”Kadang-kadang masih ada yang ke TBRS untuk sekadar bersua atau bermusik kecil-kecilan. Tapi tetap menerapkan physical distancing,” tutupnya.

TBRS akan kembali membuka aktivitasnya ketika pemerintah sudah mengeluarkan status aman korona. (nra/bas)

 





Tinggalkan Balasan