Direktur Pimpin Doa Bersama, Karyawan Ikuti secara Online

Perayaan 20 Tahun Jawa Pos Radar Semarang

Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi memimpin doa bersama di pool side kantor redaksi Jalan Veteran 55. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Di tengah pandemi Covid-19, perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-20 Jawa Pos Radar Semarang digelar sederhana namun penuh makna, Rabu (1/4/2020). Perayaan menyesuaikan anjuran pemerintah melakukan social distancing. Hanya pimpinan dan beberapa staf yang mengikuti doa bersama dan potong tumpeng di poolside kantor redaksi Jawa Pos Radar Semarang Jalan Veteran 55. Karyawan lainnya mengikuti di tempat tugas masing-masing lewat live Instagram. Semua mengenakan kaos warna hitam-biru bertuliskan “20 Tahun Jawa Pos Radar Semarang Be Better Be Greater.”

Doa bersama secara online dipimpin Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi. Sebelumnya, Baehaqi memberikan sambutan kurang lebih 20 menit. “Ulang tahun ke-20 ini menjadi tahun yang unik, di mana tahun ini perayaan yang memprihatinkan namun juga membanggakan. Di tengah wabah Covid-19 ini, kami harus merayakan ulang tahun dengan tetap mematuhi kebijakan pemerintah. Menggunakan masker dan tidak berdekatan,” kata Baehaqi.

Dia melanjutkan, hal yang membanggakan di ulang tahun kali ini, Jawa Pos Radar Semarang meraih juara I perusahaan dengan kinerja terbaik Jawa Pos Radar Group atau The Best Performa 2019 yang piala dan hadiahnya diserahkan Januari 2020 lalu. Selain itu, Jawa Pos Radar Semarang juga meraih juara 1 kompetisi product quality Jawa Pos Group dalam kategori penulisan feature/boks bawah. “Jawa Pos Radar Semarang juga sudah terverifikasi baik administrasi maupun faktual dari Dewan Pers. Ini semua yang menjadi kebanggaan kita semua di tengah kondisi yang memprihatinkan ini,” ujarnya.

Karena itu, Baehaqi mengajak seluruh keluarga besar Jawa Pos Radar Semarang untuk selalu bersyukur. Rasa bersyukur itu, lanjut dia, sesuai dengan Alquran surah An Nahl ayat 18. “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.“

Tarkait kondisi saat ini, Baehaqi menuturkan, untuk seluruh karyawan baik marketing dan wartawan tidak perlu datang ke kantor. Hal tersebut untuk menjaga agar karyawan yang bekerja di lapangan badannya tidak tersortir di situasi yang demikian. “Yang lain juga menyesuaikan, keuangan dan layout akan diboyong ke rumah, maka kantor akan kosong. Namun semua tak lepas dari tanggung jawab pribadi, karena akan lebih berat dibanding hari biasa. Terutama untuk para manager juga akan lebih berat,” katanya.

Jangan lupa, serunya. Meski bekerja di rumah atau work for home, semua yang kita kerjakan harus ingat bahwa kita dikontrol oleh Allah SWT. “Seolah Anda melihat Allah, padahal Allah yang melihat,” ingatnya.

Setelah sambutan, Baehaqi memimpin doa bersama. Seluruh karyawan mengamini baik secara langsung maupun lewat live Instagram. Dalam doanya Baehaqi menyebutkan 99 asmaul husna dan salawat thibil qulub. Selain itu, Baehaqi juga mendoakan bangsa Indonesia segera bebas dari wabah korona.

Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto juga mengucapkan rasa syukur yang luar biasa. Berbagai lika-liku telah dilalui. Di tahun ke dua kepemimpinan Baehaqi, semangat untuk bekerja terus digenjot, sehingga mampu menghasilkan prestasi yang hebat. “Kehadiran Pak Baehaqi membuat manajemen semakin baik, lebih tertata, sesuai rel dan sistemik. Kita bersama bisa tumbuh dan memenuhi target. Momen ini mari semakin eratkan kebersamaan, kerja keras, dan tanggungjawab semakin besar,” katanya.

Doa bersama kemarin juga diikuti seluruh karyawan di Biro Kedu dan Pekalongan. Juga oleh seluruh wartawan di kabupaten/kota wilayah edar Jawa Pos Radar Semarang. Di Biro Pekalongan, wartawan dan staf berkumpul di kantor Jalan Setia Bakti, Kota Pekalongan. Mereka menggelar syukuran sederhana secara lesehan. Syukuran tetap dilakukan secara physical distancing. Satu karyawan dengan karyawan lainnya duduk berjarak. Tak lupa, mereka mengenakan masker dan cuci tangan dengan hand sanitizer.

Doa bersama secara live Instagram juga diikuti karyawan Biro Kedu. Mereka berkumpul di kantor biro Jalan Pahlawan No 10 Kota Magelang. Tasyakuran Biro Kedu dipimpin Kepala Biro Lis Retno Wibowo. (ifa/nor/aro/bas)





Tinggalkan Balasan