Sehari Bikin 200 Masker, Hasilkan 3.500 Hand Sanitizer

302
PAMERKAN PRODUK : Dekan FT Unnes, Dr. Nur Qudus saat mamerkan produk hand sanitizer yang dikembangkan Unnes. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)
PAMERKAN PRODUK : Dekan FT Unnes, Dr. Nur Qudus saat mamerkan produk hand sanitizer yang dikembangkan Unnes. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 200 masker dihasilkan berhasil dibuat dalam sehari oleh Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui program studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Unnes. Selain itu Unnes juga memproduksi hand sanitizer yang dibagikan ke dosen serta tendik ditengah kelangkaan masker dan hand sanitizer.

PRODUKSI HAND SANITIZER : Salah satu mahasiswa ketika mencampur alkohol dan bahan lain untuk dijadikan hand sanitizer. (ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG. ID)
PRODUKSI HAND SANITIZER : Salah satu mahasiswa ketika mencampur alkohol dan bahan lain untuk dijadikan hand sanitizer.
(ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG. ID)

“Sesuai arahan dari Rektor Unnes, Prof Fathur Rokhman, produksi masker dan hand sanitizer ini sebagai upaya kewaspadaan dan pencegahan Covid-19 di lingkungan Unnes,” kata Ketua Tim Satgas Civid-19 Unnes Dr dr Yuni Wijayanti MKes, Kamis (26/3).

Yuni memaparkan, hand sanitizer misalnya, dibuat oleh tiga fakultas yakni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) di laboratorium masing-masing.

“Produksi ini dilakukan oleh tim ahli dadi Unnes, seperti dosen, pranata laboratorium, serta mahasiwa yang kompeten dalam bidang kimia,” tuturnya.

Selain itu, untuk pembuatan masker juga melibatkan mahasiswa yang berkompeten serta memiliki kompetensi dibidang tata busana dan menjahit. Masker ataupun hand sanitizer, lanjut dia, dibuat dan diproduksi dibawah koordinasi Satgas Covid-19 Unnes dan Pusat Layanan Kesehatan Unnes.

“Hasil Produksi didistribusikan utamanya ke sivitas akademik Unnes, dari dosen, tenaga kependidikan, staf, satpam, cleaning servis dan lainnya,” tuturnya.

Secara total, Unnes telah memproduksi 3.500 botol dengan kemasan 500 mililiter. Sementara ini, masker yang sudah berhasil diproduksi berjumlah 4.500 masker, setiap hari Prodi PKK Unnes bisa memproduksi 200 buah masker.

“Untuk produksi berikutnya, kita menunggu Ketersedian bahan baku. Seperti kita ketahui, bahan baku hand sanitizer ataupun masker saat ini sudah sulit ditemukan,” timpal Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus.(den)p

Tinggalkan Balasan