Pemkot Semarang Batasi Aktivitas Pasar Tradisional

435
Petugas Satpol PP dan Dinkes Kota Semarang saat melakukan pengecekan suhu tubuh di beberapa pasar tradisional, kemarin. (Eko Wahyu Budiyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Satpol PP Kota Semarang bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang mendatangi sejumlah pasar tradisional untuk mensosialisasikan aktivitas supaya dihentikan maksimal pukul 11.00 WIB. Dalam sosialisasi tersebut, pihak Dinkes juga menemukan beberapa pengunjung pasar yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat.

Artinya jika suhu tubuh di atas 38 derajat masuk dalam daftar Orang Dalam Pantauan (ODP). Sosialisasi di awali di Pasar Karangayu dengan mengecek suhu tubuh 10 orang secara random.

“Kita sudah mengunpulkan identitasnya dan nanti akan kita rujuk ke Rumah Sakit,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto saat melakukan razia di Pasar Karangayu, Senin (24/3/2020). Di pasar tersebut ditemukan empat orang yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat. Razia kemudian dilanjutkan di Pasar Gang Baru Pecinan.

Di Pasar Gang Baru petugas juga diminta untuk melakukan aktivitas maksimal pukul 11.00 WIB. Saat di pasar tersebut juga ditemukan tiga warga dengan suhu tubuh di atas 38 derajat. Hal itu setelah dilakukan pengecekan suhu secara random kepada 10 pengunjung. “Kalau besok masih melakukan aktivitas di atas jam 11.00 WIB pagi, maka akan kami tutup pasarnya secera paksa,” tuturnya.

Sosialisasi kemudian bergeser ke Pasar Peterongan. Di pasar tersebut tidak ditemukan pengunjung maupun pedagang yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat. “Semua suhu yang kami cek di bawah 38 derajat,” ujarnya. Para pedagang di Pasar Peterongan juga diminta mulai besok untuk membatasi aktivitas sampai pukul 11.00 WIB.

Terakhir, petugas gabungan mendatangi Pasar Kedungmundu. Di pasar tersebut tidak ditemukan pengunjung maupun pedagang yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat. “Semua ODP yang kami temukan sudah kami data dan nanti akan kita laporkan dan dirujuk ke Rumah Sakit,” tuturnya. (ewb/bas)

Tinggalkan Balasan