Berhasil Evakuasi Anak Istri Beberapa Menit sebelum Rumah Roboh

Warga kerja bakti membersihkan puing rumah milik Otto Joko Sutrisno yang roboh. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Rumah milik Otto Joko Sutrisno di RT 8 RW 4, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Rabu (18/3/2020) kemarin roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi  kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwanya terjadi pukul 02.30. Saat itu Joko bersama istri dan anaknya sedang tidur. Kemudian Joko mendengar suara seperti buah rambutan jatuh. Kebetulan rumahnya berdekatan dengan pohon tersebut. Namun setelah dilihat ternyata tidak ada yang jatuh. Tidak lama kemudian suara semakin keras. Joko mendapati kondisi rumah seakan mau roboh.

Seketika itu juga ia dengan cepat membangunkan istri dan anaknya dan meminta keluar rumah. Setelah itu, dalam hitung menit rumah pun roboh. “Semakin lama suaranya itu semakin keras. Saya segera membangunkan istri dan anak untuk segera keluar. Tiba-tiba langsung bruk tapi keluarga sudah di luar semua,” tegas Joko.

Joko mengaku, sebelum roboh, pihaknya melihat ada kerenggangan tembok miliknya dengan tembok milik tetangga. Tembok yang semula hanya dua mili meter lama-lama mulai renggang menjadi 10 sentimeter. Kondisi itu diperaprah dengan hujan deras. Tanah di sebelah barat mulai longsor, sehingga tidak kuat menahan dan akhirnya roboh.

Sementara itu, Lurah Bringin Bambang Sulistyawan mengatakan, mendapati laporan, pihaknya mendatangi TKP bersama staf untuk melihat keadaan warga. “Tadi (kemarin) warga bekerja bakti mebersihkan puing rumah miliki Joko. Dan memilah benda yang masih bisa digunakan,” ujarnya. (hid/zal/bas)

Tinggalkan Balasan