Rumah Harga Satu Miliar Semakin Diminati

181
PASAR BERGAIRAH : Rumah dengan harga Rp 1 miliar ke atas mulai disukai masyarakat menengah atas.TRI (SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PASAR BERGAIRAH : Rumah dengan harga Rp 1 miliar ke atas mulai disukai masyarakat menengah atas.TRI (SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG,- Animo masyarakat untuk membeli rumah mewah di tahun 2020, cukup bagus. Ini dapat dilihat dari hasil transaksi pameran Properti Expo kedua yang digelar di Mal Ciputra tembus di angka 28 unit dengan nilai transaksi Rp 38 miliar.

Ketua Panitia Pameran Dibya K Hidayat mengungkapkan, bila dibanding pameran sebelumnya, pameran kali ini lebih bagus. Sebab, pameran sebelumnya hanya mampu menjual 17 unit dengan nilai Rp 24 miliar.

“Kami berharap pameran ini mampu mendorong penjualan properti di Jawa Tengah yang dua tahun terakhir mengalami penurunan,” tambah Dibya, di sela-sela penutupan pameran, Selasa (25/2) kemarin.

Hasil transaksi pameran kedua ini, menurutnya, ada tren positif. Meski rata-rata yang terjual rumah di harga Rp 1 miliar lebih. Peningkatan ini, karena faktor BI rate yang stabil dan suku bunga KPR yang terjaga. “Bahkan, saat ini pemerintah konsentrasi pembangunan rumah untuk pendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Regulasi dan Perijinan DPD REI Jateng Nur Widi Wijatmiko Wakil mengungkapkan, guna mendorong penjualan rumah, pemerintah tidak hanya menyalurkan FLPP untuk 105 ribu unit rumah, tetapi juga menyediakan selisih suku bunga (SSB) untuk 242 ribu unit rumah bersubsidi. “Adanya dukungan pemerintah ini, tren perumahan sudah mulai tampak,” tandasnya.

Diakuinya, keberadaan virus korona berdampak pada penurunan di bidang industri. Untuk itu, pemerintah perlu memberikan dukungan dengan menambah kuota rumah subsidi. Termasuk memberikan kemudahan dalam perizinan. “Dari tambahan 242 ribu unit rumah ini, Jawa Tengah mampu membangun 12.000-15.000 unit. Meski tahun lalu hanya mampu membangun 8.000 unit, namun dengan dukungan pemerintah ini, pengembang di Jateng siap membangun 15.000 unit rumah subsidi,” tutur Widi. (tya/ida)

Tinggalkan Balasan