Dibawa Ambulans RS Columbia Asia, Pengunjung RS Diminta Menyingkir

Satu Lagi Pasien Terduga Terinfeksi COVID-19 Dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang

4672
TERTUTUP: Suasana Ruang IGD RSUP dr Kariadi Semarang tadi malam. (kanan) Pasien terduga terinfeksi koronavirus 2019 atau COVID-19 saat dimasukkan ke ruang isolasi.(JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERTUTUP: Suasana Ruang IGD RSUP dr Kariadi Semarang tadi malam. (kanan) Pasien terduga terinfeksi koronavirus 2019 atau COVID-19 saat dimasukkan ke ruang isolasi.(JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID,- Pasien yang diduga terinfeksi koronavirus 2019 atau COVID-19 terus berdatangan di RSUP dr Kariadi. Petang kemarin (24/2), seorang pasien terduga COVID-19 dikabarkan dirawat di rumah sakit pelat merah ini.(JOKO SUSANTO/IDA FADILAH, Radar Semarang)

SEBELUMNYA tiga pasien yang memiliki riwayat usai pulang dari negara yang terdapat kasus COVID-19 dirawat di RSUP dr Kariadi. Ketiga pasien itu terdiri atas dua WNI dan satu WNA asal Jepang. Ketiganya dirawat di ruang isolasi Gedung Rajawali dan masih menunggu hasil laboratorium Kementerian Kesehatan. Pasien dalam pengawasan itu mengalami gejala demam, batuk, pilek, serta gangguan pernafasan.

Petang kemarin, satu lagi pasien yang diduga mengalami gejala COVID-19 dirujuk ke RSUP dr Kariadi. Namun demikian, belum diketahui data diri pasien tersebut. Kabar itu muncul dari pengunjung rumah sakit yang sempat melihat datangnya ambulans dari RS Columbia Asia Semarang yang menurunkan pasien dengan pengawalan ketat.

Pengunjung RSUP dr Kariadi asal Klaten, Jumiati, mengatakan, sekitar pukul 18.10 saat dirinya berada di dekat pintu masuk pasien Intalasi Gawat Darurat (IGD) melihat satu pasien dimasukkan di ruang isolasi IGD. Saat memasukkan pasien itu dikawal ketat oleh petugas.

“Saya lihat diantar pakai ambulans RS Columbia Asia. Petugas pakai baju tertutup warna putih dilengkapi helm seperti astronot, semua pakai baju sama. Pasiennya didorong masuk ruang isolasi,” jelas Jumiatun saat ditanya Jawa Pos Radar Semarang, Senin (24/2) tadi malam.

Pengunjung RSUP dr Kariadi lainnya Anisa Putri mengatakan, saat pasien tersebut datang, petugas langsung meminta pengunjung yang di dekat IGD menjauh. Ia sendiri melihat hanya ada satu pasien yang diturunkan dari ambulans tersebut.

“Tadi dikawal petugas, begitu pasien datang, pengunjung langsung diminta menjauh. Tapi setelah pasien masuk ruang isolasi, normal lagi,”imbuhnya.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Semarang di IGD RSUP dr Kariadi Semarang pukul 18.43, aktivitas di ruang isolasi terlihat biasa. Dari luar ruang isolasi terlihat dua petugas memakai masker. Wartawati Jawa Pos Radar Semarang Ida Fadilah sempat melihat ambulans RS Columbia Asia yang mengantar pasien diparkir di RSUP dr Kariadi. Sopir ambulans juga mengenakan pakaian tertutup warna putih seperti astronot.

Saat koran ini menghubungi Humas RSUP dr Kariadi Aditya Kandu Warendra mengatakan, jika pasien sudah mendapatkan penanganan medis. “Besok pagi (hari ini) akan kami rilis beritanya,” ujarnya.

Humas RS Columbia Asia Dora sama sekali tak merespon telepon wartawan koran ini.

Sebelumnya, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr Kariadi Semarang Agoes Oerip Poerwoko mengatakan, sampai saat ini RSUP dr Kariadi sudah melakukan pengawasan terhadap delapan pasien sejak merebaknya kasus COVID-19 dari Wuhan, Tiongkok akhir Januari 2020 lalu. “Lima pasien terdahulu sudah pulang dengan baik, kemudian hari Rabu lalu merawat pasien baru lagi, ada tiga orang. Tiga pasien baru ini dikategorikan sebagai pasien pengawasan. Karena sampai saat ini hasil konfirmasi laboratorium belum dinyatakan positif,” jelasnya. (*/aro)

Tinggalkan Balasan