Tebing 30 Meter Longsor, Timpa Rumah Warga

128
TEBING LONGSOR: Bongkahan tebing yang longsor menimpa rumah Sugito, warga Tambakaji RT 11 RW 1 Ngaliyan, Semarang.(M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEBING LONGSOR: Bongkahan tebing yang longsor menimpa rumah Sugito, warga Tambakaji RT 11 RW 1 Ngaliyan, Semarang.(M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMRANG.ID, SEMARANG, – Tidak ada angin, tidak ada hujan, tebing setinggi kurang lebih 30 meter di RT 11 RW 1 Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang mengalami longsor, Kamis (13/2) sekitar pukul 05.30. Akibat kejadian ini, satu rumah warga mengalami rusak tertimpa bongkahan tanah padas yang longsor.

Rumah yang dihuni keluarga Sugito tersebut mengalami kerusakan di bagian teras dan pagar akibat tertimpa pohon roboh dan diterjang bongkahan tanah padas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Kalau korban jiwa tidak ada, hanya satu rumah mengalami rusak bagian teras. Asbesnya jebol tertimpa pohon. Pagar depan juga terkena bongkahan tanah padas,” ungkap Dimas, anggota Kelurahan Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Tambakaji kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (13/2).

Saat kejadian, pemilik rumah sedang berolahraga di jalan depan rumahnya. Lebar jalan tersebut kurang lebih 6 meter, persis di bawah tebing setinggi kurang lebih 30 meter.

“Kejadiannya saat Pak Gito sedang jalan-jalan. Tiba-tiba ada suara gemuruh. Lalu, Pak Gito mondar-mandir ngecek karena sudah ada bongkahan kecil-kecil yang jatuh,” jelasnya.

Merasa khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Sugito meminta tetangganya segera keluar rumah. Rupanya benar. Selang berapa saat kemudian, bongkahan besar dari atas tebing mengalami longsor. Bongkahan tanah padas itu mengenai pohon besar hingga roboh dan menimpa atap teras rumah Sugito.

Hingga kemarin, bongkahan tebing yang longsor masih berada di depan rumah Sugito. Bongkahan tersebut sengaja tidak dipindah sebagai penghalang jika terjadi longsor susulan.

“Bongkahan itu seukuran satu mobil. Sementara ini tidak dipindah dulu. Buat membentengi kalau ada longsor susulan,” imbuh Anwar, Ketua KSB Tambakaji. (mha/aro)

Tinggalkan Balasan