Wihaji Pastikan Peserta CPNS Bebas KKN

114
MONITORING: Bupati Batang Wihaji saat meninjau tes SKD CPNS di Udinus Semarang.(Ist)
MONITORING: Bupati Batang Wihaji saat meninjau tes SKD CPNS di Udinus Semarang.(Ist)

RADARSEMARANG.ID, BATANG, – Bupati Batang Wihaji pastikan rekruitmen CPNS di wilayahnya tidak ada suap menyuap maupun titipan. Pihaknya meninjau langsung peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

“Kita pastikan seleksi CPNS sangat transparan, objektif, akuntabel dan bersih dari tutup menutup maupun sogok menyogok maupun lobi-lobi dan KKN,” kata Wihaji usai monitoring tes SKD CPNS di Udinus Semarang Rabu (12/2).

Menurutnya, sitem Computer Assisted Test (CAT) yang diberlakukan dalam seleksi CPNS 2020 aman dari tindak kecurangan. Karena hasil tes sendiri bisa diketahui secara langsung melalui layar monitor. Pihaknya juga mengimbau agar peserta tidak mudah tergoda tawaran lolos CPNS dengan mudah. Seperti harus membayarkan sejumlah uang kalau ingin diterima.

“Dengan ketatnya seleksi dan transparansi dalam seleksi CPNS, diharapkan Pemkab Batang mendapat ASN yang memiliki kompetensi dan integritas. Sehingga mampu membangun Kabupaten Batang yang inovatif sesuai dengan perubahan memasuki revolusi industri 4.0,” imbuhnya.

Wihaji juga mengapresiasi penyelenggaraan tes SKD yang berlangsung di Udinus. Fasilitas yang diberikan sangat mumpuni, apalagi dengan adanya tempat kusus disabelitas, ibu hamil dan peserta kecelakaan.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang Supardi menambahkan, pada tes sesi pertama ada 39 orang yang tidak hadir. Sesi itu seharusnya diikuti 500 orang peserta.

“Sebanyak 39 peserta tes yang tidak hadir sehingga secara otomatis gugur, oleh karena itu kami harapkan peserta bisa hadir tepat waktu dan ikuti aturan panitia tes seleksi,” jelasnya.

Pelamar CPNS Kabupaten Batang sendiri ada sebanyak 4.166 orang. Sedangkan kuota yang dibutuhkan sebanyak 244 formasi.

“Hari ini tes dibagi menjadi 5 sesion. Setiap desain pesertanya mencapai 500 orang. Dan untuk esok harinya kita bagi menjadi 4 sesion,” ujarnya. (yan/zal)

Tinggalkan Balasan