Progres SPAM Melebihi Target

Wali Kota Optimistis Februari 2021 Selesai

69
MELEBIHI TARGET: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjaui pengerjaan fisik proyek SPAM Semarang Barat.(ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MELEBIHI TARGET: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjaui pengerjaan fisik proyek SPAM Semarang Barat.(ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Proyek SPAM Semarang Barat
– SPAM beroperasi di tiga kecamatan, yakni Semarang Barat, Tugu, dan Ngaliyan
– Kapasitas SPAM 1.000 liter/detik yang dapat mengaliri sekitar 60 ribu keluarga
– Progres pembangunan mencapai16 persen
– Pengerjaan fisik ditargetkan selesai Januari-Februari 2021
– Nilai proyek SPAM Rp 1,3 triliun. Rinciannya, dana investasi Rp 480 miliar, dana Pemerintah Pusat Rp 400 miliar, sisanya dana Pemkot Semarang dan PDAM Tirta Moedal.
Diolah dari Berita

RADARSEMRANG.ID SEMARANG, – Pengerjaan fisik proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat sudah mencapai progres 16 persen. Ini melebihi dari progres yang ditargetkan. “Targetnya seharusnya ini baru 6 persen, tetapi ini lebih,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau proyek SPAM Semarang Barat, Rabu (12/2).

Karena kondisi tersebut, Hendi – sapaan akrabnya– optimistis pengerjaan fisik proyek SPAM Semarang Barat ini akan lebih cepat dari jadwal.“Artinya, ada sebuah optimisme pengerjaan SPAM Semarang Barat akan rampung lebih awal,” ujarnya.

Seperti diketahui, kontrak pengerjaan proyek fisik SPAM Semarang Barat hingga Mei 2021. Melihat progres saat ini, diperkirakan SPAM Semarang Barat akan selesai pada Januari atau Februari 2021. “Ini harus kami pantau terus supaya kemanfaatannya untuk masyarakat bisa dirasakan dan tepat sasaran,” katanya.

Dia meminta pihak proyek untuk tetap fokus pada pekerjaan. Sedangkan PDAM Tirta Moedal juga harus antisipasi persoalan-psrsoalan sosial yang bisa saja muncul akibat proyek tersebut.

“Saya minta teman-teman PDAM back up terutama kepada masyarakat di sekitar. Barangkali ada gangguan. Misalnya, debu dan kebisingan, ini bisa jadi perhatian,” katanya.

Adapun nilai proyek SPAM Semarang Barat sebesar Rp 1,3 triliun, di antaranya menggunakan dana investasi sebesar Rp 480 miliar, dana Pemerintah Pusat sekitar Rp 400 miliar, dan sisanya menggunakan dana Pemkot Semarang dan PDAM Tirta Moedal.

Ia optimistis, jika SPAM Semarang Barat sudah dapat beroperasi tiga kecamatan, yakni Semarang Barat, Tugu, dan Ngaliyan, tidak akan kekurangan air bersih. Adapun kapasitas SPAM ini yaitu 1.000 liter/detik yang dapat mengaliri sekitar 60 ribu keluarga di tiga kecamatan tersebut.

“Khusus di wilayah barat sudah mencover. Nanti tinggal konsentrasi tahun ini atau tahun depan untuk supplay wilayah timur,” katanya.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang Yudi Indarto mengatakan, SPAM Semarang Barat mengambil air baku dari Waduk Jatibarang.

Pihaknya membuat intake atau pipa masuk kemudian dipompa menuju SPAM Semarang Barat yang lokasinya di Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan. “Ada satu reservoir di sini, kemudian nanti dibagi ke tiga reservoir distribusi,” kata Yudi.

Dikatakannya, saat ini pengerjaan baru tahap awal, yaitu pengecoran dan penyelesaian instalasi. Dia pun optimistis proyek SPAM Semarang Barat akan selesai tepat waktu. “Tidak ada kendala, paling hujan. Tapi, teknologi mulai baik. Beton sudah dikasih chemical jadi mulai kering,” ujarnya. (ewb/aro)

Tinggalkan Balasan